Bukan Hanya India Berikut Daftar Negara yang Alami Lonjakan Kasus Covid-19, ada Laos Hingga Thailand
Bukan Hanya India Berikut Daftar Negara yang Alami Lonjakan Kasus Covid-19, ada Laos Hingga Thailand
TRIBUNSUMSEL.COM - Pandemi Covid-19 masih terus terjadi.
Bahkan, sejumlah negara terus mengalami lonjakan kasus Covid-19.
Saat ini India tengah mengalami kondisi gawat akibat lonjakan kasus Covid-19.
Bukan hanya puluhan, kasus Covid India per harinya bisa mencapai ratusan ribu.
Meski negara tersebut sudah memberlakukan lockdown pada tahun 2020 saat kasus Covid-19 baru terjadi, namun pelonggaran protokol kesehatan menyebabkan negara ini mengalami gelombang kedua yang cukup parah.
Bahkan, lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di India membuat negara tersebut berada di peringkat kedua negara dengan total kasus terbanyak.
Melansir dari situs Worldometers, per hari Selasa (4/5/2021) total kasus Covid-19 India adalah 20.275.543
India juga mencatatkan lonjakan kasus harian Covid-19 tertinggi lagi pada Sabtu (1/5/2021). Tercatat ada 401.993 kasus Covid-19 baru yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam.
Padahal sebelumnya India melaporkan catatan kasus harian tertinggi sebanyak 300 ribu kasus.
Ini berarti sudah ada rekor baru catatan kasus harian tertinggi di India. Tidak hanya itu, angka kematian akibat kasus Covid-19 menyentuh puncak tertinggi baru, yakni 3.689 pada hari berikutnya (2/5/2021).
Alhasil, hal ini pun menyebabkan rumah sakit dan krematorium nasional bekerja lembur untuk mengatasi pasien Covid-19 dan melonjaknya jumlah kematian.
Krisis pun makin parah sebab fasilitas perawatan kesehatan juga menghadapi kekurangan oksigen medis. Tenaga medis tidak dapat merawat pasien dengan paru-paru yang terinfeksi virus corona.
Namun selain India, ada negara-negara lain yang sedang menghadapi lonjakan kasus virus Covid-19.
Melansir dari Bloomberg, mulai dari Laos hingga Thailand di Asia Tenggara, dan negara yang berbatasan dengan India seperti Bhutan dan Nepal, telah melaporkan lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir.
Peningkatan tersebut terjadi karena dua hal. Pertama adalah akibat adanya varian virus corona baru yang lebih menular. Kedua karena kurangnya usaha pemerintah serta masyarakat untuk mencegah penyebaran virus terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/beberapa-tumpukan-kayu-pemakaman-pasien-yang-meninggal-karena-penyakit-covid-19131.jpg)