Breaking News:

Berita Palembang

2 Minggu Jelang Idul Fitri 1442 H, Tiap Hari 8.000 Kendaraan Melintas di Tol Kayuagung-Palembang

Sampai saat ini, ada sekitar 8.000 kendaraan roda empat yang melintas melalui jalan tol Palembang-Kayuagung setiap harinya.

TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI/ISTIMEWA
Ruas Jalan Tol Kayuagung-Palembang yang mengarah ke exit jalan tol Jejawi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua pekan jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, belum ada lonjakan berarti kendaraan roda empat yang melintas di jalan tol Kayuagung-Palembang (Kapal).

Dari pantauan di lapangan, Jumat (30/4/2021), kendaraan yang melintas di jalan bebas hambatan tersebut masih sama seperti hari biasanya. Kendaraan melalui jalan tol kapal pada umumnya masih didomonasi oleh angkutan logistik truk dan kendaraan minibus lainnya.

Belum adanya lonjakan signifikan kendaraan di jalan tol Kapal, diduga lantaran mulai dilakukan pengetatan lalu lintas jelang diberlakukannya aturan larangan mudik dari pemerintah 6-17 Mei mendatang.

Meski sudah memasuki masa pengetatan lalu lintas, namun belum ada posko penyekatan kendaraan di batas kota Palembang tersebut. Para pengendara masih leluasa keluar masuk jalan tol Kapal.

"Belum terjadi lonjakan signifikan, kendaraan yang melintas di tol masih flat atau biasa saja," ujar Deputy Pembangunan Jalan Tol Kapal Betung PT Waskita Sriwijaya Tol, Yusuf Ar Rosadi.

Kendati belum ada lonjakan, namun Yusuf mengaku kendaraan melintas jalan tol sekitar 30 persennya berasal dari plat kendaraan luar Sumsel seperti plat B, BE, D, BK dan sejumlah plat luar Sumsel lainnya terlihat hilir-mudik.

Sampai saat ini, ada sekitar 8.000 kendaraan roda empat yang melintas melalui jalan tol Palembang-Kayuagung setiap harinya.

"Belum ada peningkatan berarti jumlah kendaraan yang lewat, masih sekitar 8.000 kendaraan perhari yang lewat. 30 persen dari total kendaraan lewat tol merupakan kendaraan luar plat Sumsel," jelas Yusuf.

Baca juga: Ditlantas Polda Sumsel Luncurkan Layanan Cek Fisik Mobile, Siap Dipanggil ke Rumah, Ini Nomornya

Baca juga: BREAKING NEWS: Picandi Mosko Tersangka Alat Tes Antigen Bekas di Medan Ternyata Warga Lubuklinggau

Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Cornelis Ferdinan Hotman Sirait, menerangkan Polda Sumatera Selatan manambah personil dilapangan untuk menyekat jalur-jalur tikus yang kerap dilalui masyarakat pada mudik lebaran 2021 nanti. Sebanyak 2100 personil disiapkan untuk mengantisipasi masyarakat yang tetap nekat untuk melakukan mudik lebaran.

"Untuk sekarang pos penyekatan belum ada. Pos tersebut akan mulai beroperasi mulai 6 Mei bertepatan dengan operasi ketupat," ungkap Cornelis.

Dijelaskannya, total pos yang akan didirikan di sejumlah perbatasan wilayah di Sumsel sebanyak 65 Pos. Ke 65 pos ini terbagi menjadi 42 pos pengamanan, 13 pos pelayanan dan 10 pos penyekatan.

Untuk di Bumi Sriwijaya, pos sekat akan disiapkan di wilayah Rawas Ulu Muratara-Jambi, Linggau Barat Linggau-Bengkulu, Tanjung Sakti Lahat-Bengkulu, OKU Selatan-Lampung Barat, Kota Baru Selatan OKU Timur-Lampung, Mesuji Lintas Timur-Lampung, Simpang Celika keluar masuk Tol Kayu Agung, Indralaya Raya exit tol UNSRI, Karyajaya Kertapati exit tol Keramasan dan Bayung Lencir Muba-Jambi.

"Kalau pada larangan mudik masih ada yang membandel, kami akan tindak tegas mulai dari memutar balikan arah perjalanan, penilangan sampai dengan kendaraan kami kandangkan," tegasnya. (sp/oca)

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved