Breaking News:

Berita Ramadan 1442 H

Bayar Zakat ke Masjid, WargaTetap Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Dengan taat protokol kesehatan saat membayar zakat bertujuan untuk meminimalisasi penularan Covid-19.

ISTIMEWA
Warga Palembang membayar zakat fitrah pada Ramadan 1441 H lalu. Gambar hanya ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Saat bulan Ramadan, selain wajib berpuasa sebulan penuh setiap umat Islam juga diwajibkan membayar zakat fitrah.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sumsel, Mukhlisuddin, mengatakan, pembayaran zakat fitrah di masa pandemi dapat dilakukan seperti biasa dengan cara mengantar zakat ke masjid terdekat atau melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi.

"Prinsip zakat fitrah itu wajib perorangan. Zakat diberikan langsung boleh ke fakir miskin atau amilin di masjid dan UPZ dengan ketentuan selalu mematuhi protokol kesehatan," katanya, Selasa (27/4/2021).

Menurutnya, dengan taat protokol kesehatan saat membayar zakat bertujuan untuk meminimalisasi penularan Covid-19.

Dia menyebutkan, apabila orang yang wajib mengeluarkan zakat (muzakki) yang makanan pokoknya sehari-hari lebih dari standar yang ditetapkan, boleh menyesuaikan.

Adapun besaran minimal zakat fitrah yang harus dibayarkan yakni 2,5 kilo gram atau setara dengan 3,5 liter beras. Jika diuangkan besaran nominal yang dikeluarkan yaitu Rp25.000,- per orang.

"Boleh dilebihkan nomimalnya. Jika tidak bisa mengantar sendiri, zakat bisa dibayarkan secara online dengan cara transfer bank atau lainnya," ujarnya.

Waktu pembayaran zakat dimulai sejak hari pertama Ramadan hingga sebelum salat sunah Idulfitri.

"Saat ini juga sudah boleh bayar zakat. Tunaikan zakat sesuai dengan ketentuannya," jelas Mukhlisuddin.(sp/mg3)

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved