Breaking News:

Larangan Mudik

Bus Angkutan Umum Masih Melintasi Jalinsum Sumsel-Jambi di Muratara, Diyakini Belum Ada Pemudik

Sejumlah kendaraan angkutan umum seperti bus masih didapati melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Prawira Maulana
Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah
Kendaraan angkutan umum seperti bus masih didapati melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (24/4/2021). 

===

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Sejumlah kendaraan angkutan umum seperti bus masih didapati melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (24/4/2021). 

Bus-bus besar itu melintas baik dari arah Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) maupun dari arah Provinsi Jambi.

Pemerintah sudah menerapkan larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah sejak 22 April sampai 24 Mei 2021.

Bus-bus tersebut memang tak bisa dipastikan membawa pemudik lebaran atau tidak, namun diduga mengangkut penumpang antar provinsi.

Sementara kendaraan pribadi yang diduga pemudik belum terpantau melintasi Jalinsum wilayah Kabupaten Muratara. 

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muratara, AKP Nasharudin mengungkapkan saat ini belum diberlakukan penyekatan pemudik di perbatasan Muratara-Jambi. 

"Belum ada (penyekatan pemudik), kita belum ada perintah," kata Nasharudin. 

Sebelumnya dia mengatakan untuk mencegat pemudik kini tengah dipersiapkan pos penyekatan di perbatasan Muratara-Jambi. 

Pos tersebut berada di Desa Sungai Jauh, Kecamatan Rawas Ulu.

"Kita sekat di Desa Sungai Jauh, wilayah perbatasan dengan Jambi," kata Nasharudin. 

Lanjutnha, bila masih ada yang nekat mudik maka polisi bakal melakukan penindakan secara humanis sampai diminta untuk putar balik.

"Kita akan humanis namun tetap tegas, sanksinya kita suruh putar balik," ujar Nasharudin. 

Dia mengungkapkan saat operasi pelarangan mudik ada beberapa kendaraan yang dibolehkan melintas.

Seperti kendaraan membawa sembako, mobil pengangkut BBM, ambulan dan kendaraan khusus/tertentu yang dilengkapi dokumen.

Nasharudin mengimbau khususnya kepada masyarakat Muratara untuk tidak mudik karena sekarang masih masa pandemi Covid-19.

"Imbauan kami terus kami sampaikan, baik secara langsung dalam setiap kesempatan, maupun melalui spanduk atau stiker," katanya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muratara, Al Azhar menyebutkan sudah ada petugas yang melakukan penjagaan di perbatasan. 

Namun kata dia, penyekatan pemudik belum dilakukan secara ketat karena diyakini belum ada aktivitas kendaraan pemudik.

"Hari Senin nanti kami akan rapat lagi dengan Kasatlantas (Polres Muratara), Senin saja penjelasan detailnya," kata Al Azhar kepada wartawan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved