Breaking News:

Perawat Dianiaya Keluarga Pasien

Bermula Tangan Anak Berdarah Setelah Infus Dilepas, Kronologi JT Aniaya Perawat di Palembang

Korban menuruti perintah JT untuk sujud minta maaf. Namun, diduga karena emosinya meluap-luap, JT kembali melakukan serangan fisik kepada si perawat

TRIBUN SUMSEL/PAHMI RAMADAN
Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah, Jumat (16/4/2021) menjelaskan kronologi perawat RS Siloam Sriwijaya dianiaya keluarga pasien. 

Video berdurasi 35 detik tersebut beredar cepat di instagram.

Baca juga: PPNI Sumsel Siapkan Tim Hukum Untuk Perawat Siloam yang Dianiaya

Dalam tayangan video itu juga tampak sejumlah rekan korban segera membawa CSR keluar ruangan untuk menolongnya.

Akibat peristiwa tersebut, perawat berinisial CR itu mengalami luka lebam di wajahnya.

Oleh CR, kejadian itu dilaporkan ke Polrestabes Palembang.

Abdullah menuturkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi atas peristiwa tersebut.

Polisi pun telah mengambil bukti visum yang dialami korban.

"Korban mengalami luka memar di bagian mata kiri, bengkak di bagian bibir, dan perut terasa sakit. Saksi-saksi akan diperiksa. Pelaku bisa dikenakan pasa 351 tentang penganiayaan," terangnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Detik-detik Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, Berawal dari Tangan Anaknya Berdarah Usai Lepas Infus

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved