Breaking News:

Berita Muaraenim

PLH Bupati: 8 Kecamatan di Muaraenim Rawan Terjadi Karhutlah

Pemkab Muaraenim akan mengoptimalkan antisipasi terjadinya karhutlah, terutama di 8 kecamatan yang memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan.

TRIBUNSUMSEL.COM/IKA
Apel Kesiapsiagaan Personil dan peralatan dalam rangka penanggulangan karhutlah Tahun 2021 di wilayah Kabupaten Muaraenim 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Pemkab Muaraenim akan antisipasi terjadinya karhutlah, terutama di 8 kecamatan  memiliki potensi kebakaran lahan dan hutan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Plh Bupati Muaraenim dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan Personil dan peralatan dalam rangka penanggulangan karhutlah Tahun 2021 di wilayah Kabupaten Muaraenim,Senin,(12/4/2021).

Dikatakan Plh.Bupati bahwa adapun 8 kecamatan tersebut diantaranya yaitu Kecamatan Gelumbang, Muara Belida, Sungai Rotan, Lembak, Belida 
Darat, Lubai, Kelekar dan Gunung Megang.

" Yang hampir semuanya berada di dataran rendah dan dipenuhi lahan gambut. Oleh karena itu melalui apel kesiapsiagaan ini, marilah kita perlu mempersiapkan diri meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bahaya dan dampak dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Muaraenim,"jelasnya.

Baca juga: PLH Bupati Muaraenim Ajak Seluruh Masyarakat Sukseskan Pendataan Keluarga 2021

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Muaraenim bersama jajaran Tni/Polri dan relawan, secara bersama-sama perlu mengambil langkah-langkah kongkrit untuk menangani dan menanggulangi bencana ini.

" Saya menyadari bahwa Pemkab Muaraenim tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua pihak, Semua kekurangan janganlah menjadi kendala dan melemahkan semangat kita semua.

Hal ini harus menjadi bahan evaluasi kita dalam menangani bencana sehingga upaya penanggulangan perlu ditangani secara komprehensif, multisektor, terpadu dan terkoordinasi antar semua pihak,"jelasnya.

Ia juga menjelaskan untuk itu pihaknya akan mengerahkan seluruh sumberdaya yang ada untuk menanggulanginya.

" SDM tersebut harus sudah siapmenanganinya, baik personil maupun peralatan yang diperlukan, dari di tingkat kecamatan dan desa termasuk camat, lurah, kepala desa, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Babin Kamtibmas dan relawan diharapkan akan saling membantu dalam penanganan bencana yang sewaktu-waktu,"katanya.

Halaman
12
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved