Breaking News:

Berita Muaraenim

Tekan Kenaikan Harga Sembako, Pemkab Muaraenim Buka Pasar Tani dan Sembako Murah

Pemkab Muaraenim membuka membuka pasar tani dan sembako murah untuk masyarakat di lapangan Merdeka Muaraenim,Senin,(12/4/2021)

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA
PLH Bupati Muaraenim H Nasrun Umar Pemkab Muaraenim membuka membuka pasar tani dan sembako murah untuk masyarakat di lapangan Merdeka Muaraenim,Senin,(12/4/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM-  Rangka mengantisipasi kenaikan harga sembako menjelang bulan suci ramadhan,

Pemerintah Kabupaten Muaraenim membuka pasar tani dan  sembako murah untuk masyarakat.

Kegiatan ini dipusatkan di lapangan Merdeka Muaraenim,Senin,(12/4/2021) yang dibuka langsung oleh Plh.Bupati Muaraenim H Nasrun Umar.

Seperti yang dikatakan oleh Plh.Bupati Muaraenim bahwa kegiatan pasar tani tersebut sengaja dibentuk guna mengantisipasi mahalnya harga kebutuhan pokok menjelang ramadhan.

" Alhamdulillah sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan 1442 hijriah di tahun 2021 ini, yaitu bulan yang penuh berkah. Biasanya pada bulan ini terjadi kenaikan harga di masyarakat karena lonjakan permintaan bahan pangan pokokseperti beras, telur, gula, daging, cabe, bawang merah, bawang putih dan kebutuhan pokok lainnya,"katanya.

Baca juga: Kecamatan Muaraenim Sabet Juara Umum MTQ ke 37 Kabupaten Muaraenim

Untuk itu lanjutnya, pada hari ini pihaknya melaksanakan kegiatan pasar tani dan sembako murah yang merupakan ajang promosi efektif untuk 
memperkenalkan hasil pertanian, pengolahan dan produk-produk UMKM yang dihasilkan oleh petani dan kelompok industri rumah tangga di Kabupaten Muaraenim dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

"Kita akui bahwa saat ini masih ada petani yang kesulitan dalam memasarkan produk pertaniannya sehingga rentan terhadap permainan pedagang atau tengkulak. Sistem pemasaran yang tidak efisien menyebabkan harga produk di tingkat petani relatif rendah dibandingkan dengan harga yang dibayarkan konsumen,"katanya.

Sejalan dengan itu, katanya lagi,untuk memperbaiki taraf hidup petani, saat ini sudah sangat diperlukan perubahan paradigma seorang petani dari hanya sekedar sebagai produsen semata menjadi pelaku pasar.

Baca juga: Antisipasi Karhutlah 2021, Pemkab Muaraenim Siapkan 20 Kendaraan Modifikasi

"Diharapkan dengan semakin banyaknya informasi yang didapat dan diterima petanidengan sendirinya kita harapkan akan merubah pola pikir dan pola usahanya sehingga akan bertindak sebagai pemasok,"katanya.

Dalam rangka memperkuat jaringan pemasaran di tingkat petani,lanjutnya maka petani harus mempunyai pasar yang member keleluasaan dibidang pemasaran melalui pembentukan suatu wadah yang diberi nama ‘Pasar Tani’. 

" Kegiatan pasar tani menjelang bulan Ramadan juga diharapkan mampu menekan laju inflasi dan dapat menekan kenaikan harga di masyarakat sehingga petani dan masyarakat dapat sama-sama sejahtera. Saya juga mengajak para petugas maupun para petani yang tergabung dalam Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) dan Kelompok Wanita Tani untuk dapat bekerja sama dalam upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,"katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved