Breaking News:

Berita Palembang

PPKM Mikro di Palembang, Kadin: Kegiatan UMKM Selama Puasa Tidak Bisa distop

Ketua Kadin Palembang Akbar Alvaro berharap aktivitas UMKM selama bulan ramadan tidak bisa distop tapi tetap menerapkan prokes.

TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA
Ketua Kadin Palembang Akbar Alvaro berharap UMKM selama bulan ramadan tidak dibatasi sekalipun Palembang menerapkan PPKM Berskala Mikro. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua hari lagi umat muslim akan bertemu kembali dengan Ramadan, bulan yang penuh berkah dan rahmat.

Pada saat Ramadan setiap sore di beberapa tempat di Indonesia khususnya di Palembang pasti dibuka pasar beduk.

Di Pasar beduk ini biasanya banyak pelaku pelaku UMKM yang menjajakan barang dagangannya baik makanan untuk berbuka puasa hingga persiapan untuk sahur.

Pasar beduk pun identik dengan kerumunan sedangkan pemerintah Sumsel sekarang sedang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sejak 6 April hingga 19 April.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Murah di Kota Palembang, Cocok untuk Ngabuburit Saat Ramadhan

Palembang menjadi salah satu kota di Sumsel yang masuk dalam tujuh wilayah Kabupaten/ kota yang masuk dalam zona oranye. 

Adanya penerapan PPKM Mikro di Palembang, Ketua Kadin Palembang Akbar Alvaro ditemui saat setelah menghadiri pelatikan Kadin Palembang Cycling Club di Pempek 888 Central Pavilion Palembang mengatakan pihaknya akan turun ke lapangan pada saat Ramadan.

“Hal ini bertujuan karena kami memang berada dipihak UMKM. Kegiatan UMKM itu tidak bisa distop atau dibatasi tetapi bisa ditentukan regulasinya. Namun tetap dalam pelaksanaannya harus mematuhi prokes,” kata Alvaro, Minggu (11/4/2021).

Alvaro mengatakan diterapkannya pembatasan ini menurutnya pemerintah ingin menjaga masyarakat agar terhindar dari penyebaran covid 19. 

“Nanti setelah vaksinasi selesai, insyaAllah keadaan perekonomian Indonesia ini bisa semakin maju. Tapi tetap walau sudah divaksin jangan lupa untuk selalu menjaga prokes,” ujarnya.

Sementara itu, menjawab tren sepeda yang sekarang masih booming pihaknya membentuk badan otonom yang juga disebut club.

Halaman
12
Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved