Ketika Waria di Yogya Sambut Ramadhan, Kirim Doa hingga Intensif Belajar Agama di Pesantren
Ketika Waria di Yogya Sambut Ramadhan, Kirim Doa hingga Intensif Belajar Agama di Pesantren
Shinta mengatakan, pada Selasa (30/3/2021) pesantren mengirim doa kepada waria yang sudah meninggal dunia.
Sudah ada puluhan waria yang meninggal dunia, baik yang dimakamkan oleh kampung di mana dia tinggal atau dimakamkan oleh pesantren dan dinas terkait karena ada penolakan atau warga tidak mau memakamkan.
Sebelum berziarah, mereka berdoa bersama di pesantren.
Mereka juga keliling makam rekan sesama waria, tak sebanyak tahun lalu karena tahun ini pandemi sedang melanda.
Solidaritas sesama kaum terpinggirkan terus dilakukan sampai kapan pun.
Di DIY sendiri ada ratusan waria, baik yang sudah tergabung dalam pesantren atau yang belum.
Biasanya mereka bekerja di berbagai sektor mulai dari salon, hingga makanan. Meski diakui Shinta, masih ada yang terlibat porstitusi.
Pesantren Al-Fatah terletak di tengah perkampungan tua di Kotagede, perbatasan Bantul, dan Kota Yogyakarta. Kawasan yang dipenuhi bangunan tua, di salah satu gang sempit, di Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, terdapat rumah berarsitektur jawa berwarna hijau. Itulah rumah Shinta Ratri, yang juga digunakan untuk belajar agama, dan pesantren.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/waria-ikut-pesantren22323.jpg)