Breaking News:

Berita Palembang

Asap Hitam Membumbung Tinggi di Lorok Pakjo Pagi ini, Ternyata dari Tumpukan Ban

Kepulan asap hitam membumbung tinggi Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB 1 Palembang, benar-benar mengagetkan warga, Jumat (9/4/2021) pagi

TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Tumpukan ban di samping pohon lapangan tembak sriwijaya Palembang Diduga dibakar, Jumat (9/4/2021). Tumpukan itu sempat membuat panik warga karena memicu asap hitam pekat di kawasan itu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kepulan asap hitam membumbung tinggi di Jalan Hokky, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB 1 Palembang, benar-benar mengagetkan warga, Jumat (9/4/2021) sekira pukul 05.30 WIB. 

Warga sempat mengira ada kebakaran rumah di kawasan tersebut sebab kepulan asap hitam pekat bahkan terlihat hingga di atas jembatan Ampera. 

Setelah didekati, rupanya kebakaran terjadi di dekat lapangan tembak sriwijaya tepatnya di belakang kawasan Lumban Tirta Palembang. 

Api berasal dari tumpukan ban dekat sebuah pohon besar di kawasan itu yang terbakar. 

"Waktu saya baru keluar dari masjid, sudah ada kepulan asap. Kaget betul saya, soalnya mikir ada kebakaran. Terus waktu didekati, rupanya pohon yang terbakar. Apinya dari tumpukan ban di pinggir pohon itu," ujar Fauzi (56) salah seorang warga sekitar. 

Diduga api berasal dari adanya bekas tumpukan kayu dan sampah yang dibakar.

Baca juga: Prof Mahyuddin Meninggal Dunia, Demokrat Sumsel Sangat Kehilangan

Namun tidak diketahui persis kapan dan siapa yang membakar tumpukan tersebut.

"Diduga ada orang yang membakar kayu. Tapi tidak tahu kapan orang itu, kita tahunya sudah ada api yang besar," ungkapnya.

Diperkirakan lebih dari 20 ban yang terbakar dalam peristiwa ini. 

Setidaknya 6 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api yang mengagetkan warga ini. 

Kapos PBK SU 2 Palembang, Septa mengatakan, pihaknya mengetahui adanya kepulan asap hitam dari wilayah Sebarang Ulu langsung menurunkan anggota untuk melakukan pengecekan.

"Setelah di Cek ternyata memang ada terjadi kebakaran, sewaktu tim kita turunkan ternyata Ban yang terbakar. Kita menurunkan sebanyak 6 unit mobil pemadam. Sedangkan untuk asal api, kita belum mengetahui dari mana sumbernya," ujar dia.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved