Breaking News:

Saksi Korban Sebut Pengemudi Fortuner Sempat Ngaku Aparat dan Mau Bunuh Warga

Saksi Korban Sebut Pengemudi Fortuner Sempat Ngaku Aparat dan Mau Bunuh Warga

dok.
Potongan video viral pria yang mengendarai Toyota Fortuner warna hitam nomor polisi B 1673 SJV mengancam-ancam warga sambil memegang senpi. Lokasi kejadian diduga berada di kawasan BKT Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (2/4/2021) dinihari sekitar pukul 02.00 dini hari. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus pengemudi fortuner yang tabrak warga hingga mengacungkan pistol terus diselidiki polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus mengatakan, Farid menodongkan airsoft gun didorong banyaknya orang di lokasi kejadian karena takut setelah menabrak pemotor.

"Motif sementara, karena ramainya orang saat itu dan ada yang mukul kap mobil. Itu pengakuan dia," kata Yusri, Rabu (7/4/2021).

Farid, dijelaskan Yusri, takut massa semakin mendesaknya untuk meminta pertanggungjawaban.

"Kemudian, karena rasa takutnya itu kemudian dia mengeluarkan senjata tersebut. Tapi, kami masih mendalami terus (keterangannya)," sambungnya. 

Farid juga mengaku kepada polisi bahwa ia menolong pemotor yang ditabraknya.

Tepatnya, Farid sempat meninggalkan lokasi setelah menodongkan senjata ke warga lalu putar balik untuk memeriksa korban.

"Keterangan yang didapat, dia (Farid) sempat pergi dan putar balik untuk melihat korban dan ngobrol sama korban," sebut Yusri.

Saat berbicara dengan pemotor tersebut, Farid, dikatakan Yusri, telah meminta maaf atas kecelakaan dan aksi arogannya.

Sehingga, pihak korban sempat berwacana tidak memperpanjang persoalan tersebut.

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved