Breaking News:

Berita Palembang

Komunitas Sahabat Cagar Budaya Palembang Ajak Masyarakat Makin Peduli Sejarah dan Budaya

Sahabat Cagar Budaya (SCB) dimulai dari diskusi yang dilakukan bersama para pakar sejarah, arkeolog dan penelusur sejarah yang ada di Palembang.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPOKU.COM
Robby Sunata, koordinator Komunitas Sahabat Cagar Budaya Palembang. 

"Kita pernah ke banyak lokasi bersejarah, seperti tempat penemuan prasasti talang tuo, komplek pemakaman saboking king dan lainnya," bebernya, Sabtu (6/3/2021).

Menurut laki-laki kelahiran Palembang 30 Agustus 1979 ini, Palembang sudah memiliki cukup sejarah yang dapat digali mulai dari Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Palembang hingga kesultanan Palembang.

Sebagai kota tertua, Palembang seharusnya dapat lebih menghargai sejarah tersebut.

Namun, karena banyak peninggalan yang sudah hilang, pembuktian mengenai sejarah menjadi kabur.

"Kita tidak ingin kejadian seperti Cagar Budaya Pasar Cinde terulang kembali, gerakan-gerakan ini harus bersatu baik dari para ahli sejarah, arkeolog, pemerintah dan masyarakat," paparnya.

Komunitas ini juga aktif mengajak generasi muda yang memang menjadi fokus untuk ikut dalam setiap kegiatan SCB.

Sehingga, ketika para generasi tua sudah tidak sanggup lagi mempertahankan warisan budaya, generasi muda yang sudah mapan mempunyai pondasi sejarah untuk mempertahankan peninggalan bersejarah.

Robby sendiri, sebelum aktif dalam kegiatan bersejarah, pernah berprofesi sebagai pegawai Bank, komika, hingga pernah akitf dalam bidang pariwisata bersama Disbudpar Sumsel.

Kemudian dia memilih untuk aktif kegiatan yang tidak banyak dilakukan orang, namun memiliki nilai yang sangat besar untuk kepentingan generasi berikutnya.

"Saya mulai terpanggil ketika melihat Pasar Cinde dirobohkan, di situ hati saya berdetak.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved