Kuasa Hukum Rizieq Shihab Marah Besar Usai Terduga Teroris Condet Ngaku Sebagai Anggota FPI

Kuasa Hukum Rizieq Shihab Marah Besar Usai Terduga Teroris Condet Ngaku Sebagai Anggota FPI

Editor: Slamet Teguh
Tribunnews/JEPRIMA
Kuasa hukum dari Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberikan keterangan pers kepada awak media di depan gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2020). Pada kesempatan tersebut Kamil Pasha menyebutkan bahwa kliennya berhalangan hadir untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Tribunnew/Jeprima 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNSUMSEL.COM, CAKUNG - Organisasi FPI secara resmi telah dilarang oleh pemerintah.

Namun nyatanya, sejumlah masalah masih terus menaungi FPI.

Yang terbaru, nama FPI disebut-sebut oleh terduga teroris di Condet.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab sekaligus mantan Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar kembali menolak terduga teroris di Condet Husen Hasny alias HH dikaitkan dengan FPI.

Dia membenarkan HH yang diamankan Tim Densus 88 Antiteror pada Senin (29/3/2021) menjabat Sekretaris bidang Jihad DPW FPI Jakarta Timur periode 2015-2020 tapi dipecat pada tahun 2017.

Namun Aziz membantah bila aktivitas Divisi Jihad yang diikuti HH terkait terorisme, menurutnya Divisi FPI tersebut menitikberatkan pada amar makruf nahi mungkar sesuai agama Islam.

"Enggak ada (mengajarkan teroris). Jihad itu kan pengertiannya luas, dan menurut FPI jihad itu melakukan kebaikan semaksimal kita dan mencegah kemungkaran semaksimal kita," kata Aziz di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (6/4/2021).

Dia mencontohkan kegiatan yang dilakukan Divisi Jihad FPI sewaktu masih aktif sebagai organisasi di antaranya membantu korban bencana dan warga mengalami kesusahan lainnya.

Meski tidak gamblang merinci alasan HH dipecat pada tahun 2017 silam, menurutnya HH yang di rumahnya ditemukan bahan peledak dipecat karena melakukan perbuatan melenceng dari FPI.

"Masalah penyimpangan itu adalah oknum, dan itu sudah kita keluarkan. Itu (penangkapan HH sebagai terduga teroris) tidak bisa dikaitkan dengan FPI karena FPI sudah bubar. Kedua yang bersangkutan sudah dikeluarkan dari FPI karena memang bermasalah," ujarnya.

Perihal pernyataan terduga Bambang Setiono alias BS (43), terduga teroris di Bekasi yang mengaku hendak melakukan aksi teror di SPBU dengan tuntutan membebaskan Rizieq Shihab.

Aziz menilai pernyataan tersebut dilontarkan guna memperkeruh proses peradilan kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Memang itu yang mereka mau, mereka mau mengait-ngaitkan supaya gaduh dan heboh. Dan kita tidak terpengaruh dengan tindakan itu. Kita tidak mengambil tindakan hukum, biarkan saja. Karena kan tidak ada peristiwa hukum juga," tuturnya.

Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ungkap Surat Pemecatan Terduga Teroris

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved