Breaking News:

PPKM Berskala Mikro di Sumsel

BREAKING NEWS- Sumsel Masuk 20 Provinsi yang Laksanakan PPKM Berskala Mikro, Ini Kata Gubernur

Tingginya angka kematian akibat Covid-19 di Sumsel membuat Sumsel masuk 20 provinsi di Indonesia yang melaksanakan (PPKM) Berskala Mikro.

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA
Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan langkah yang diambil sumsel setelah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang menjadi satu dari 20 provinsi di Indonesia yang melaksanakan (PPKM) Berskala Mikro. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tingginya angka kematian dan juga masih belum optimalnya tingkat kesembuhan Covid- 19 menjadi pertimbangan untuk menetapkan suatu daerah untuk melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro.

Seperti halnya, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang menjadi satu dari 20 provinsi di Indonesia yang melaksanakan (PPKM) Berskala Mikro.

Baca juga: Mendagri: Presentase Kematian Karena Covid-19 Sumsel Kalahkan Nasional

Meski begitu, Gubernur Sumsel Herman Deru tetap mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat untuk tetap bisa melaksanakan kegiatan selama bulan Ramadan, diantaranya salat tarawih.

"Kita masuk dalam 20 provinsi yang menerapkan PPKM," kata Herman Deru,  Selasa (6/4/2021).

Menurutnya, ada perbaikan-perbaikan di daerah dalam upaya mengendalikan laju penambahan kasus Covid-19 dan diserahkan oleh Mendagri kepada Gubernur untuk menentukan aturannya.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya, Penyidik Kejati Sumsel Kembali Panggil Sejumlah Saksi

Sesuai prinsipnya, pihaknya sudah resmi menerapkan PPKM Mikro di wilayah Sumsel. Namun tinggal menunggu teknis dan aturannya seperti apa. 

Terkait pelaksanaan ibadah salat tarawih, Herman Deru tidak akan melarangan  ibadah yang dilakukan masyarakatnya. Ia pun memperbolehkan warganya menggelar ibadah tersebut di masjid dan mushola.

"Ibadah salat terawih dan idul fitri tahun ini kita perbolehkan, tapi harus tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, dan untuk rumah ibadah itu sendiri harus menyiapkan apa saja, nantinya akan kita atur lagi," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved