Penjelasan Ustadz Abdul Somad Terkait Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadhan
Dalam sebuah ceramah, Ustaz Abdul Somad mendapatkan pertanyaan mengenai hukum ziarah kubur. Menurut ustaz asal Sumatera itu, ziarah kubur dibolehkan
TRIBUNSUMSEL.COM - Tradisi umat muslim melakukan ziarah kubur ke makam orangtua atau kerabat yang telah meninggal dunia jelang Ramadhan selalu dilakukan.
Dalam sebuah ceramah, Ustaz Abdul Somad mendapatkan pertanyaan mengenai hukum ziarah kubur.
Menurut ustaz asal Sumatera itu, ziarah kubur diperbolehkan.
Namun, untuk waktunya, tidak terbatas hanya menjelang bulan Ramadhan saja.
“Kapan saja boleh. Mau menjelang puasa, sedang bulan puasa atau setelah bualan puasa, bebas saja," ujar Ustaz Abdul Somad.
"Lalu mengapa orang-orang kita sering berziarah kubur menjelang bulan puasa? Mungkin saja karena dia baru bisa libur pas mau puasa atau saat sedang bulan puasa. Bisa juga karena hatinya sedang lapang, ingin mengingat Allah maka pergilah di ke kubur, mau mengingat mati,” tambahnya.
Amalan dan Doa Pengganti Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan di Tengah Pandemi Corona
Ziarah makam sebelum masuk bulan suci Ramadhan telah menjadi tradisi umat muslim Indonesia.
Masayarakat biasanya berbondong datang ke tempat pemakaman umum, untuk menengok sanak saudara yang lebih dulu meninggal.
Namun di tengah kondisi pandemi corona, ruang gerak manusia yang dibatasi pemerintah untuk selamat dari paparan virus membuat masyarakat dilema.
Dari pandangan cendekiawan muslim, ziarah kubur masuk kategori sunnah Nabi Muhammad SAW, jadi bisa dilakukan atau tidak.
Namun masyarakat tak perlu khawatir, ada doa dan amalan pengganti bila tak melakukan ziarah kubur di tengah pandemi saat ini.
Dilansir TribunJogja.com tradisi berziarah ke makam biasanya dilakukan umat muslim menjelang bulan Ramadan.
Namun berziarah tidak harus dilakukan saat menjelang Ramadan.
Ziarah dapat dilakukan seseorang kapan saja.