Breaking News:

Berita Prabumulih

Pasca Bom Makassar dan Kejadian Mabes Polri, Polres Prabumulih Lakukan Berbagai Cara Pengamanan

Polres juga akan melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup pada 13 gereja yang melaksanakan kegiatan ibadah.

TRIBUN SUMSEL/EDISON
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH menjelaskan pasca bom Makassar dan serangan di Mabes Polri, Polres Prabumulih berbagai langkah untuk pengamanan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan jelang dan pelaksanaan hari Paskah di kota Prabumulih, Polres Prabumulih melakukan berbagai upaya pengamanan.

"Kesiapan Polres Prabumulih dalam rangka PAM Hari Paskah antara lain melakukan deteksi dini perkembangan di wilayah Kota Prabumulih pasca Bom Makassar dan Mabes Polri," ungkap Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH kepada wartawan melalui pesan Whatsapp pada Kamis 1/4/2021).

Kapolres menuturkan, mereka Polres juga akan melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup pada 13 gereja yang melaksanakan kegiatan ibadah. "Kita juga akan melakukan pengamanan di markas komando Polri serta asrama Polri," jelasnya.

Tidak hanya itu, Polres Prabumulih juga akan mengoptimalkan sinergi antara TNI, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan pemerintah serta organisasi pemuda lintas agama dan organisasi lainnya.

"Kita juga akan melakukan sterilisasi gereja, hanya jemaat dan pengamanan yang bisa masuk. Meminta pihak gereja memberlakukan sistem shift dibagi jam atau waktu," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pasutri di OKU Timur Kedapatan Bawa Narkoba, Simpan Sabu di Celana Dalam Istri

Baca juga: Jalan Poros Rawa Ulu-Nibung Rusak Parah, Siswa Sering Terpeleset, Ini Respon Bupati Devi Suhartoni

Siswandi melanjutkan, Polres Prabumulih juga akan memberlakukan parameter pengamanan yang tepat, tidak mengganggu kegiatan ibadah namun terjaga keamanan.

"Kami juga akan meningkatkan patroli skala besar TNI, Polri dan stakeholders lainnya," beber pria yang sebelumnya merupakan Kasat Narkoba Polresta Palembang itu.

Dalam pelaksanaan jamaah yang melakukan ibadah, Kapolres mengungkapkan tetap akan mematuhi protokol kesehatan dengan pembatasan jamaah, jaga jarak dan memakai masker.

"Kami imbau tetap patuhi prokes, batasi 50 persen jamaah yang mengisi tempat ibadah," bebernya seraya berharap seluruh masyarakat mendoakan kota Prabumulih aman, kondusif dan lancar.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Edison
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved