Breaking News:

Jemaat Daftar Lewat WhatsApp Untuk Ikut Ibadah Jumat Agung di Gereja Santo Yoseph Palembang

Pembatasan terhadap jemaat yang akan mengikuti perayaan Jumat Agung tetap diberlakukan Pengurus Gereja Santo Yoseph Palembang

M ARDIANSYAH
Personil Satbrimob Polda Sumsel melakukan sterilisasi di Gereja Santo Yoseph Palembang, Jumat (2/4/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pembatasan terhadap jemaat yang akan mengikuti perayaan Jumat Agung tetap diberlakukan Pengurus Gereja Santo Yoseph Palembang. Dari kapasitas 1.500 jemaat yang bisa ditampung, pengurus hanya membolehkan 300 jemaat yang akan mengikuti ibadat secara langsung.

Kepala Rumah Tangga Gereja Santo Yoseph Suhendro menuturkan,  untuk Ibadat Jumat Agung di gereja Santo Yoseph dilakukan pembatas hanya 300 jemaat dari kapasitas normal 1.500 jamaah.

"Untuk jemaat yang mau langsung mengikuti Ibadah Jumat Agung di Santo Yoseph, harus mendaftar lewat WhatsApp ke pengurus gereja. Baru setelah itu diberikan nomor kursi," katanya, Jumat (2/4/2021).

Sedangkan, untuk jemaat yang tidak mengikuti ibadat secara langsung bisa melalui virtual. 
Menggunakan aplikasi zoom, jemaat tetap bisa mengikuti jalannya ibadah dari rumah masing-masing. 

Untuk jemaat yang mengikuti ibadat di gereja juga harus mematuhi protokol kesehatan. Bila dari petugas yang melakukan pengecekan suhu tubuh dan menunjukan di atas 37 derajat, jemaat harus bersedia pulang dan mengikuti ibadat dari rumah.

"Sterilisasi dari tim Gegana sudah dilakukan sebelum ibadat dilaksanakan. Hal ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat khususnya kepada umat yang akan melaksanakan ibadat," pungkasnya.
 

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved