Berita Palembang

Stok Vaksin Terbatas, Beberapa Daerah Hanya Melayani Vaksinansi Dosis Kedua

Proses vaksinansi Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) masih terus dilakukan. Bahkan di Bulan Ramadhan Vaksinasi terus berlanjut.

M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy,menyampaikan tentang ketersediaan vaksin dan distribusi vaksin di seluruh daerah Sumsel. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Proses vaksinansi Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) masih terus dilakukan.

Namun dibeberapa daerah stok vaksin mulia menipis dan bahakan jelang Ramadan ada daerah yang akan menghentikan sementara vaksinansi.

Menanggapi hal tersebut, menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy, bahwa untuk yang vaksinnya habis bisa minta ke Provinsi.

"Untuk vaksinansi saat Ramadan bisa terus dilakukan. Karena kan sudah ada fatwahnya dari MUI, bahwa vaksinansi tidak membatalkan puasa," kata Lesty saat dibincangi Tribun Sumsel, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Angka Vaksin Lansia di Palembang Masih Minim, Harnojoyo Minta ASN Ajak 1 Lansia Ikut Vaksin

Lebih lanjut ia mengatakan, silakan diatur tenaga kesehatannya, bisa dengan cara ada buka yang siang atau yang malam.

Tapi sudah jelas bahwa vaksinansi ini tidak membatalkan puasa. 

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Fery Yanuar menambahkan, bahwa untuk stok vaksin masih ada 3100 vial atau 31 ribu dosis. 

"Beberapa Kabupaten/Kota sudah ada yang ambil stok lagi seperti Lahat, Muata Enim, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Prabumulih," ungkapnya.

Menurutnya Kabupaten/Kota jika stoknya abis bisa mengajukan kembali ke Provinsi, namun dengan syarat realisasi cakupan vaksinansinya sudah diatas 50 persen.

Baca juga: Vaksinasi di OKI Dihentikan Sementara, Kadinkes: Tunggu Distribusi dari Dinkes Pemprov

Sementara itu terkait beberapa daerah seperti OKI yang dikabarkan akan menghentikan sementara vaksinansi, menurutnya itu untuk vaksinansi dosis pertama. 

"Memamg vaksin ini masih terbatas. Namun vaksinansi masih dilakukan.  Sembari menunggu kedatangan vaksin berikutnya, maka saat ini untuk beberapa daerah ada yang hanya melayani vaksinansi dosis kedua," ungkapnya.

Menurutnya, vaksin akan datang kembali dari bulan April ini. Namun kapan tanggal pastinya belum diketahui.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved