Termasuk Prabumulih, Kota-kota Ini Akan Jadi Kontributor Utama Ekonomi Digital Indonesia
Kota tersebut merupakan kota dalam tingkatan ke-2/area rising urbanities (Semarang, Denpasar, Makassar) dan tingkatan ke-3/slow adopters (Magelang, Pr
Meningkatkan adopsi teknologi
Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital di kota-kota tersebut, pemain startup harus berusaha memperbaiki aplikasi yang lebih ramah pengguna (user friendly) dan membangun pemasaran bahwa ekonomi digital sangat memudahkan.
Sebab, banyak dari responden mengaku belum familiar menggunakan layanan digital, dan merasa cukup kompleks untuk memakainya.
Mereka juga beranggapan, layanan digital lebih mahal dibanding layanan offline. Hal ini wajar lantaran 80 persen penduduk di daerah tersebut masuk dalam kategori populasi laggards, yaitu populasi yang jauh lebih berhati-hati mengikuti tren dan cenderung skeptis dengan pemakaian teknologi.
Hal ini jauh berbeda dengan wilayah Jakarta dan sekitarnya yang mayoritas penduduknya masuk dalam kategori early adopters dan average majority.
"Kita harapkan tentunya dalam 5 tahun ke depan, tier 2 dan tier 3 akan jauh lebih comfortable pakai teknologi. Karena sebelumnya di kota tier 1 juga butuh waktu 5 tahun untuk meningkatkan level adopsinya," pungkas Shirley.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/jadwal-damri-palembang-prabumulih-update.jpg)