Running News Ikatan Cinta

Ikatan Cinta 21 Maret 2021: Dinner Al & Andin Artinya Huru-hara, Rossa Makin Tahu Masa Lalu Andin

Segmen 3 Episode 210-211 Ikatan Cinta RCTI, Minggu (21/3/2021): Makan malam romantis sama dengan huru-hara. Al dan Andin terpaksa pulang Rossa tahu

Editor: Weni Wahyuny
RCTI+
Segmen 3 Episode 210-211 Ikatan Cinta RCTI, Minggu (21/3/2021): Makan malam Al dan Andin sama dengan huru-hara, Rossa makin tahu masa lalu Andin 

TRIBUNSUMSEL.COM - Segmen 3 Episode 210-211 Ikatan Cinta RCTI, Minggu (21/3/2021): Nino mengemukakan alasan bercerai dengan Andin kepada Rossa, karena diduga berselingkuh. 

Lagipun, Nino yakin Andin mengandung anak hasil perselingkuhan dari Roy. 

Namun, Nino tak menceritakan alasan Andin tak membela diri dari sidang cerai karena sedang menjalani hukuman.

Lebih baik Rossa bertanya langsung kepada Mirna. 

Makan malam Al dan Andin di villa itu berlangsung romantis, tapi sayang itu sementara. 

Rendy mengabarkan Rossa sudah tahu masa lalu Andin dari Nino. 

Lantas Al dan Andin memilih pulang dari berlibur. 

Saat ditanya Rossa, Mirna mengaku kenal dengan Andin sejak berada di penjara. 

Menyangkut hukuman, hukuman yang dimaksud Mirna adalah hukuman penjara. 

Inti Cerita:

Nino mengemukakan alasan bercerai dari Andin kepada Rossa. Lagipula Rossa tahu dari orang lain, Andin diceraikan saat hamil.

Nino menceraikan Andin karena Andin berselingkuh darinya.

Hati Nino saat itu hancur karena anak yang dikandung Andin adalah anak hasil perselingkuhan. Nino tak menerima kenyataan ini sehingga menceraikan Andin.

Makin pedih Rossa dengan kenyataan ini dan masih mempertanyakan apakah benar Andin melakukan itu. Nino tak menyangka Andin dapat melakukan itu karena perbuatan manusia dapat berbuat lebih.

Rossa ingin tahu Andin mengakui perselingkuhan dan berusaha mempertahankan perkawinan itu saat sidang cerai. Nino mengatakan Andin tak hadir karena sedang menjalani hukuman.

Nino memilih untuk tidak meneruskan karena merasa bukan kapasitasnya. Lebih baik bertanya kepada Al dan Andin.
Namun, Rossa merasa sia-sia karena mereka tak menjawab.

Justru Nino memberi alternatif lain. Lebih baik, Rossa bertanya kepada Mirna karena teman lama dan tahu lebih detail soal Andin.

Nino memilih tak menjawab pertanyaan Rossa karena tak etis melangkahi Andin ataupun Al.

Sudah malam, Nino memilih pulang dan berharap Rossa tak marah.

Justru Rossa sangat berterima kasih karena Nino sudah menjawab pertanyaannya.

Beralih ke suasana bahagia. Al terlalu lama menunggu Andin yang mandi dan berdandan sehingga tertidur di atas kasur.

Andin membangunkan Al lalu mencuil pipi Al dengan gemas. Al menutup mata Andin dengan kain karena memberikan kejutan kepada Andin.

Al menuntun Andin ke restoran dinner berlatar pinggir taman dengan api unggun. Sudah sampai, Al menghitung sampai tiga saat menarik kain yang menutupi mata Andin.

Saat membuka mata, tersungging senyum Andin sehingga memeluk Al karena suka sekali dengan pilihan Al yang romantis. Bersulang menghibur makan malam romantis.

Mirna dan Kiki tak melihat Nino sudah pulang atau belum seusai mandi. Mendadak Rossa meminta Mirna ke ruang kerja Al untuk berbicara empat mata.

Lalu, Reyna dititip dengan Kiki.

Nada ucapan Rossa sangat serius, sehingga Mirna cepat ke ruang kerja Al.

Kiki pun berdoa agar menyelamatkan Mirna, keluarga Al, Andin, dan Al. Itu terlihat oleh Reyna yang mengira berdoa untuk Mirna. Kiki mengalihkan perhatian Reyna untuk bermain.

Di makan malam ini, Al punya alasan dirinya mengajak Andin ke sini. Dulu, 30 tahun lalu, Rossa dan Hartawan dijodohkan tanpa saling cinta.

Setelah menikah, Hartawan mengajak Rossa ke villa ini, di sini saling kenal, berbagi, dan memahami. Serta cinta mereka tumbuh, karena itu, Al mengajak Andin ke sini dengan alasan yang sama.

Al ingin memperbaiki pernikahan mereka untuk jadi lebih baik.

Lalu, saat hendak berdansa, Al menyatakan rasa sayangnya kepada Andin. Seperti tak percaya, Andin sempat ragu, tapi Andin menjawab yang sama.

Andin mencintai Al yang kaku, keras kepala, tukang bohong, mengesalkan, menyebalkan, dan gengsian. Lalu Al mengecup kening Andin dan dibalas dengan pelukan penuh haru-biru.

Perasaan mereka diluahkan pada malam yang syahdu, tanpa huru-hara di antara mereka, tapi dari pihak lain.

Sayang sekali, Rendy sampai sudah terlambat untuk melihat kondisi Rossa. Rendy menekan klakson dan melihat pagar yang sudah digembok.

Rendy menghubungi Kiki yang sedang menemani Reyna bermain. Kiki tak tenang dengan percakapan Mirna dan Rossa. Kiki takut huru-hara bermunculan di rumah ini.

Rendy meminta Kiki untuk membukakan gerbang karena ada urusan yang penting sekali. Kiki terpaksa meninggalkan Reyna dan meminta Reyna tetap di tempat.

Kiki sudah membukakan gembok pagar dan Rendy pun membawa mobil masuk ke dalam. Rendy mau menemui Rossa ke dalam dan ingin tahu keadaan Rossa.

Rossa mau berbicara dengan Mirna karena baru tahu Nino mantan suami Andin. Terus Rossa marah besar. Soalnya, tak seorang yang memberitahukan Rossa soal ini. Nino datang ke sini lantas Rossa memanggil Nino untuk berbicara empat mata.

Kiki mengatakan Mirna sekarang dipanggil Rossa ke dalam. Rendy merasa kekuatiran Al benar-benar terjadi. Huru-hara terjadi.

Rendy meminta Kiki untuk menjaga Reyna. Tak buang waktu lama, Al menghubungi Rendy dan mengabarkan soal masa lalu Andin kepada Rossa. Bahkan Nino berbicara dengan Rossa.

Kemungkinan besar, membicarakan status Andin dan Rossa. Sekarang, Rossa berbicara dengan Mirna.

Terpaksa, Al memilih untuk pulang ke Jakarta karena Rossa tahu masa lalu Andin dari Nino. Al makin curiga dan kuatir Rossa makin bertanya banyak soal Andin. Sampai menyinggung kondisi Andin mantan napi.

Rendy berusaha masuk ke dalam, tapi Uya ternyata disuruh Rossa untuk menghalangi semuanya. Rendy kalah kuasa, karena yang menyuruh Uya adalah Rossa, berbeda dengan Rendy yang disuruh Al.

Terpaksa, Al menghubungi Rendy untuk meneruskan kabar sebenarnya. Rossa ada di dalam ruang kerja Al dan Uya menjaga mereka.

Kemungkinan, Rossa meminta keterangan Mirna.

Andin makin ketar-ketir bahkan belum menemui Sumarno untuk membebaskan Andin dari tuduhan.

Rossa menanyai Mirna dengan jujur soal hubungannya dengan Andin. Mirna mengakui kenal Andin sejak berada di penjara. Rossa ingin tahu hukuman yang ditanggung Andin dulu.

Mirna masih takut dengan Al tapi Rossa tak akan memecat Mirna. Terpenting jujur. Mirna dengan sedih mengatakan hukuman penjara.

Bersambung ke segmen 4

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved