Update Harga Karet Hari Ini

Awal Pekan, Harga Karet Hari Ini Naik Rp 419 Per Kg

Indikasi harga karet hari ini naik Rp 419 per kg dibandingkan indikasi karet hari Jumat 5 Maret untuk KKK 100 persen

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi indeks harga karet hari ini Senin (8/3/2021) naik Rp 419 per kg dibanding Jumat (5/3/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen mengalami kenaikan.

"Indikasi harga karet hari ini naik Rp 419 per kg dibandingkan indikasi karet hari Jumat 5 Maret untuk KKK 100 persen," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian MSi, Senin (8/3/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 5 Maret 2021 Rp 21.266 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Senin (8/3/2021) untuk KKK 100 persennya di harga Rp 21.685 per kg, artinya ada kenaikan Rp 419 per kg dibandingkan harga hari Jumat.

Lalu untuk KKK 70 persen di harga 15.180 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 13.011 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 10.843 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 8.674 per kg.

"Ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional. Yaitu, nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS. Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain, maka akan berpengaruh terhadap harga karet," kata Rudi.

Baca juga: Masyarakat Turun ke Jalan Dini Hari, Setop Mobil Lowboy di Rawas Ilir Muratara, Merusak Jalan

Baca juga: Bupati Devi Suhartoni Minta Inventarisir Ulang Kendaraan Dinas, 1 Pejabat Hanya Boleh 1 Mobil Dinas

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit.

Menurutnya, tata cara perdagangan (trading style) cenderung seringkali tidak mencerminkan harga yang sebenarnya dan akhirnya menciptakan faktor keenam yakni spekulan di Pasar Berjangka Internasional.

"Pergerakan harga karet di tahun 2021 masih fluktuatif. Bahkan, di awal tahun 2021 karet KKK 100 persen pernah mencapai harga terendah pada 4 Januari 2021 dengan harga, Rp 17.194 per kg nya dan tertinggi pada tanggal 26 Februari 2021 Rp 24.008 per kg untuk KKK 100 persen," katanya.

Pergerakan harga karet pasca harga minyak dunia mencatatkan trend kenaikan seiring dengan kebijakan OPEC+ yang akomodatif untuk mengurangi pasokan minyak global.

"Mudah-mudahan harga tetap bertahan di keseimbangan baru antara Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu per Kg untuk KKK 100 persen," katanya.

Menurutnya, harga karet tidak dapat diprediksi. Karena faktor nilai tukar rupiahpun dapat mengakibatkan harga menjadi naik atau turun.

Rudi pun memberikan tips agar kadar karet kering ditingkat petani lebih maksimal caranya yaitu pakai bahan pembeku yang dianjurkan dan harus seragam. Bisa pakai Specta, Asap Cair atau Deorub.

Lalu umur bahan olah karet rakyat (Bokar) harus sama, misal kalau umur seminggu dijual seragam umur seminggu. Jangan dicampur dengan Bokar yang ber umur 2 atau 3 hari.

Kemudian, tidak boleh direndam dan dicampur dengan bahan bukan karet, makin cepat ditumpahkan dari bak pembeku makin tinggi KKK nya.

"Karet KKK 100 persen ditingkat petani tidak ada dan tidak bisa, hanya olahan pabrik yang bisa sampai KKK 100 persen. Sedangkan karet bulanan di tingkat petani berkisar di KKK 65-70 persen," katanya.

Ikuti Kami di Google Klik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved