Bendahara BKPRMI Banyuasin Diculik
BREAKING NEWS: Bendahara BKPRMI Banyuasin Korban Penculikan, Dibawa Lari Orang Tak Dikenal
Informasi tadi pagi, saya dapat pesan itu melalui WhatsApp. Kalau dari informasi, penculikan atau hipnotis sempat terjadi pada Ustaz Amri.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bendahara Badan Kepengurusan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Banyuasin yang juga Pengurus DPW BKPRMI Sumsel, Akhina Amri, SSosI sempat mengalami penculikan yang dilakukan orang tak dikenal.
Informasi ini, tersebar luas melalui media sosial. Terkait hal ini, Tribunsumsel.com coba mencari tahu kebenaran atas informasi yang tersebar tersebut.
Ketua DPW Badan Kepengurusan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumsel Firdaus ketika dikonfirmasi membenarkan bila adanya dugaan penculikan terhadap bendahara sekaligus pengurus DPW BKPRMI Sumsel.
"Informasi tadi pagi, saya dapat pesan itu melalui WhatsApp. Kalau dari informasi, penculikan atau hipnotis sempat terjadi pada Ustaz Amri," katanya ketika dikonfirmasi, Rabu (24/2/2021).
Namun, menurut Firdaus ia belum mengetahui motif pasti pelaku yang diduga menculik atau menghipnotis Bendahara BKPRMI Banyuasin tersebut.
Baca juga: Sedang Menyapu Jalan, Honorer Petugas Kebersihan di OKI Tertabrak Motor, Kritis Tak Sadarkan Diri
Baca juga: Promo Tiket Pesawat Murah, Semua Rute Domestik Rp 215 Ribu, Pesan Sekarang Bisa Dipakai Akhir Tahun
Terlebih, saat ini Firdaus mengungkapkan dirinya sedang berada di luar kota. Sehingga, hanya bisa menerima informasi dari kader-kader BKPRMI lainya terkait perkembangan hal tersebut.
"Informasi yang baru saya terima, bila Ustaz Amri ini sudah pulang. Tetapi, untuk kronologis jelasnya belum dapat. Nanti bisa ditanya langsung saja," katanya.
Rabu pagi (24/2/2021), viral di media sosial pencarian kader dan Pengurus DPW BKPRMI Sumsel sekaligus Bendahara DPD BKPRMI Banyuasin, Akhina Amri, SSosI.
Penculik tak hanya membawa lari Akhina tetapi juga melarikan mobil miliknya BG 1845 JK, Luxio Hitam.