Breaking News:

Berita Palembang

Vaksin Untuk Tahap Kedua Mulai Dikirim Besok ke Sumsel, Produksi PT Bio Farma

Vaksin tahap kedua ini produk Bio Farma. Dalam satu vial vaksin berisi 10 dosis yang bisa disuntikkan untuk lima orang dengan dua kali penyuntikan.

tribunsumsel.com/khoiril
Vaksinansi tahap kedua akan mulai dilakukan awal Maret 2021. Untuk itu pendistribusian vaksin pun mulai dilakukan dan di Sumatera Selatan (Sumsel) vaksin akan dikirim besok. Foto ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Vaksinansi tahap kedua akan mulai dilakukan pada awal Maret 2021. Untuk itu pendistribusian vaksin pun mulai dilakukan dan di Sumatera Selatan (Sumsel) vaksin akan dikirim besok.

"Besok sebanyak 18.270 vial atau 182.700 dosis vaksin produksi PT Bio Farma akan dikirim ke Sumsel dan sampai pada Rabu pagi," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Fery Yanuar, Senin (22/2/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, 18.270 vial ini satu vialnya isi 10 dosis dan totalnya ada 182.270 dosis.

Untuk vaksin tahap kedua ini produk Bio Farma. Dalam satu vial vaksin berisi 10 dosis yang bisa disuntikkan untuk lima orang dengan dua kali penyuntikan.

Meski vaksin Covid-19 yang dikirim berbeda dari vaksin yang telah dikirim sebelumnya yang bermerek Sinovac, namun skema pengiriman dan penyuntikan tidak berbeda dengan vaksin Sinovac. Jadwal penyuntikan vaksin akan dilakukan awal Maret 2021.

"Tidak ada beda, sehingga untuk vaksinator pun sudah siap untuk penyuntikan vaksin dari Bio Farma ini," katanya.

Baca juga: Cara Mudah Budidaya Anggrek Hingga Berbunga, Tips Dari Pembudidaya Anggrek Gandus

Baca juga: Harga Karet Sumsel Hari Ini Tembus Rp 20 Ribu Per Kg, Tertinggi Sejak 2021, Ada Pengaruh Arab Saudi

Menurut Fery, ketika vaksin sudah sampai di Gudang Vaksin maka nantinya akan didistribusikan ke 17 kabupaten/Kota di Sumsel.

"Vaksin ini diperuntukkan bagi tenaga kesehatan yang belum divaksin di tahap pertama. Kemudian untuk tahap kedua yaitu petugas pelayan publik dan lansia. Namun untuk yang lansia baru untuk lansia yang di Kota Palembang," katanya.

Fery mengatakan, untuk data sasaran vaksin tahap kedua masih didata.

Sementara itu untuk cakupan vaksin tahap pertama hingga 21 Februari lalu sudah mencapai 72,17 persen, dari 49.007 target sasaran vaksin sebanyak 35.369 orang telah divaksin. Sedangkan penyuntikan vaksinasi kedua telah mencapai 42,07 persen atau 20.615 orang.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Fery Fahrizal Dinas Kesehatan Sumsel, Selasa (16/2/2021) menuturkan vaksinasi tahap II yaitu untuk lansia, pendidik, pedagang pasar, toko agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, keamanan, pelayanan publik, transportasi publik, atlet, wartawan dan pekerja media, serta pariwisata.

"Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, per 12 Februari lalu untuk tahap II sasaran vaksinansi nya ada 1.149.161," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Fery Fahrizal, Selasa (16/2/2021).

Untuk itu ada satu juta lebih Warga Sumsel yang bakal divaksin do tahap kedua ini. Berikut rinciannya, untuk lansia sebanyak 720.777, pendidik sebanyak 176.797, Pedagang Pasar sebanyak 50.899, Toko Agama sebanyak 1.405, Wakil Rakyat sebanyak 750, Pejabat Negara sebanyak 18 orang, Pegawai Pemerintah sebanyak 81.157, Keamanan sebanyak 31.932, Pelayanan Publik sebanyak 61.489 Transportasi Publik sebanyak 23.144 atlet sebanyak 22, dan pariwisata sebanyak 1.471. Sedangkan wartawan dan pekerja media belum ada data informasinya.

Sementara itu kini lansia, komorbid dan penyitas Covid-19 bisa diviaksin. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/II/368/2021, tentang pelaksanaan vaksin Covid-19 pada kelompok sasaran lansia, komorbid dan penyitas Covid-19.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved