Tragedi Pengantin Baru Tewas Tercebur Kanal Saat Belajar Mengemudi, Atik Dikenal Baik dan Ramah

Rumah Atik Fitriani (48) yang beralamat di Perumahan Opi, Lorong Anggrek 1 Blok L 30, Kecamatan Jakabaring Palembang nampak sepi.

Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Prawira Maulana
PAHMI/TRIBUNSUMSEL
Fitri tetangga korban, dan lokasi rumah korban yang beralamat di Perumahan Opi, Lorong Anggrek 1 Blok L 30, Kecamatan Jakabaring Palembang, Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rumah Atik Fitriani (48) yang beralamat di Perumahan Opi, Lorong Anggrek 1 Blok L 30, Kecamatan Jakabaring Palembang nampak sepi.

Diketahui Atik Fitriani (58) meninggal dunia akibat kecelakaan yang mengakibatkan mobil dibawanya bersama suaminya Ibradi Oskar (58) terjun bebes ke dalam sungai Dekranasda Palembang, Selasa (16/2/2021) sekira pukul 17.10 WIB.

Fitri (47) tetangga korban tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB, korban bersama suami dan juga keluarganya pergi ke Cilegon untuk memakamkan korban.

Ia menjelaskan, Atik dan Ibradi Oskar menikah sekitar bulan Desember 2020 lalu.

"Istri Ibradi sudah meninggal beberapa tahun lalu, menang Ibradi tinggal disini setelah dia menikah dia mengajak istri barunya tinggal disini dan belum punya anak," ujar Rabu (17/2/2021).

Fitri menuturkan, korban sebelumnya sering bergaul dengan warga sekitar.

Baca juga: Atik Pengantin Baru Tewas Tenggelam, Belajar Mengemudi Mobilnya Masuk Sungai di Jakabaring

"Dia dan suaminya dikenal baik dan suka bergual dengan masyarakat disini," katanya.

Kemudian ia tidak menyangka, Atik menjadi korban kecelakaan dengan mobil yang dikemudikannya.

Sebelumya diberitakan, terjadi kecelakaan tunggal satu unit mobil isuzu touring yang terjun bebas ke Sungai Dekranasda, Kecamatan Jakabaring Palembang, Selasa (16/2/2021), yang mengakibatkan Atik meninggal dunia di dalam mobil.

Diketahui di dalam mobil tersebut berisikan dua pasang suami istri.

Suami bernama Ibradi Oskar (58) dan istrinya Atik Fitriani (48) warga Perumahan Opi, Lorong Anggrek 1, Blok L Kecamatan Jakabaring Palembang.

Anggota Polsek Seberang Ulu I Palembang, Iptu Usman mengatakan, mendapatkan laporan dari masyarakat ia berserta anggotanya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Setelah tiba ternyata suaminya telah diselamatkan warga, dan istrinya tidak bisa diselamatkan hingga meninggal dunia. Informasi yang kami dapatkan, istrinya sudah satu jam di dalam mobil yang tenggelam tersebut," ujarnya Selasa (16/2/2021).

Sementara itu Febri (30) warga di TKP mengatakan, ia melihat mobil tersebut berjalan dengan begitu cepat.

"Pada saat ingin belok, mobil itu langsung masuk ke dalam sungai," katanya singkat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved