Cahaya PLN Buat Warga Tanjung Harapan Lubuklinggau Urung Pindah

Sejak tahun 2012, warga Tanjung Harapan Kelurahan Moneng Sepati Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau Sumsel, sumringah.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
EKO HEPRONIS
Ketua RT 04 Kelurahan Moneng Sepati Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Rahmad saat menunjukkan meteran listrik dirumahnya. 

"Dahulu mikirnya percuma rumah bagus kalau tidak ada listrik, tapi semenjak listrik masuk, semua mulai betah tidak lagi berpikir mau pindah," tambahnya.

Manager PLN ULP Lubuklinggau, Dairobi mengatakan, dari tahun 2019 lalu permintaan pemasangan listrik dalam satu bulan bisa mencapai 300 calon pelanggan baru.

"Kondisi saat ini di masa tunggu kita di posisi 1.000 pelanggan, tapi kami terus mengupayakan tetap melakukan penyambungan dengan material cukup dan terpenuhi," ungkapnya.

Ia menyampaikan selama ini PLN Lubuklinggau selalu menerapkan dan mengikuti daftar tunggu sesuai antrian, sebab jangan sampai orang yang baru daftar langsung dipasang sedangkan yang lama belum terpasang.

"Kami juga tetap memilah dan memilih sesuai dengan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," ujarnya.

Khusus untuk daerah pinggiran termasuk wilayah Tanjung Harapan listrik sudah masuk, namun ada beberapa rumah yang belum terpasang terkendala jaringan.

"Pemasangan nanti diupayakan setelah kita melakukan perluasan jaringan, dalam proses pemasangan jaringan kita selalu menghitung  KKO dan KKS," ungkapnya.

Ia mencontohkan bila di daerah tersebut ada 100 pelanggan maka akan cepat dilakukan pemasangan. Beda halnya bila hanya satu pelanggan yang meminta akan lama karena terkendala jaringan.

"Pemasangan jaringan ini butuh tiang dan konduktor, tapi selalu kita usahakan dengan mencari alternatif wilayah dengan jaringan terdekat," ujarnya.

Untuk syarat-syarat mendaftar itu sangat mudah dengan mendaftar di situs www.pln.go.id menggunakan nomor induk KTP dan alamat dan masyarakat bisa mendaftar dari rumah.

"Masyarakat tidak perlu melalui calo, jangan sampai melalui jasa calo, kami selalu mendorong masyarakat agar memasang melalui cara resmi," ungkapnya. (Joy) 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved