Berita Selebriti

Permintaan Jokowi Minta Dikritik Dianggap Jebakan Batman, Adi Prayitno Singgung Kasus Novel Baswedan

Dosen Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno buka suara soal imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Editor: Moch Krisna
Youtube/Apa Kabar Indonesia tvOne
Analis Politik, Adi Prayitno mengungkapkan pandangannya terkait imbauan Presiden Joko Widodo agar masyarakat aktif mengkritik pemerintah. 

"Kok dibiarin berkeliaran? Menghina Islam arogan itu enggak karu-karuan deh."

"Dibiarin seakan-akan negara ini terbuka."

"Itu yang menyebabkan publik mati rasa dengan imbauan-imbauan," tambahnya.

Komentar Haikal Hassan

Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan buka suara soal imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Haikal Hassan mengaku mengalami kerugian akibat menjadi oposisi pemerintahan presiden asal Solo, Jawa Tengah itu.

Seperti yang diungkapkannya dalam acara DUA SISI tvOne, Kamis (11/2/2021).

Sebelunnya, Jokowi mengimbau masyarakat lebih aktif mengutarakan kritik pada pemerintah.

Namun, menurut Haikal, hal lain justru terjadi saat ada pihak yang mengkritik pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Ia lantas menyinggung nama politisi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus.

"Pak Jokowi yang saya hormati, acara ini termasuk apresiasi Beliau karena kata-katanya sangat menggugah," kata Haikal.

"Lalu pertanyaannya Pak Deddy tadi 'Emang ada yang kritik Pak Jokowi langsung ditahan? Enggak ada'."

Haikal menambahkan, keberadaan buzzer menghambat masyarakat mengkritik pemerintah.

Sebagai oposisi, ia pun membeberkan kerugian yang dialami.

"Tetapi kerjaan para buzzer yang membuat orang takut dengan contoh-contoh," kata Haikal.

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved