Liga Inggris

Sekeras Apa Liga Inggris Hingga Neymar Enggan ke Sana? Ini Kata Sejumlah Pemain

Neymar mengungkapkan, enggan ke sana karena atmosfer pertandingan di Liga Inggris yang cenderung keras

Tayang:
Editor: Wawan Perdana
Instagram neymarjr
Pemain PSG Neymar mengungkapkan, enggan ke Liga Inggris karena atmosfer pertandingan yang cenderung keras 

TRIBUNSUMSEL.COM-Liga Inggris terkenal dengan kompetisi yang ketat dan kerasnya permainan.

Kabar itu sampai ke telinga Neymar sehingga bintang PSG ini enggan mencoba tantangan di sana.

Neymar punya alasan tersendiri saat mengungkapkan alasan enggan bermain di Liga Inggris.

Sempat berstatus sebagai pemain termahal, Neymar tidak menjadikan uang sebagai alasan dirinya enggan merumput di Inggris.

Neymar mengungkapkan, enggan ke sana karena atmosfer pertandingan di Liga Inggris yang cenderung keras.

Dia mendengar, terlalu banyak kontak fisik yang terjadi di salah satu liga top Eropa tersebut.

Jadwal Live Streaming Liga Inggris Akhir Pekan, Jika Lengah Liverpool Bisa Dilibas Manchester City

"Saya tidak terlalu sering menonton Premier League, tetapi saya telah mendengar bahwa ada banyak kontak fisik yang terlibat dalam permainan," kata Neymar kepada Sportsmail dikutip dari Sportskeeda.

Kendati demikian, Neymar tidak memungkiri bahwa di Liga Perancis juga banyak terjadi kontak fisik yang berlebihan.

"Akan tetapi, Liga Perancis juga memiliki terlalu banyak kontak fisik!" tutur Neymar menambahkan

Lebih Keras dari Bundesliga

Kai Havertz bergabung ke Chelsea dari Bayer Leverkusen pada 4 September 2020.

Chelsea dilaporkan mengeluarkan uang yang cukup besar, yaitu 71 juta pounds (sekitar Rp1,3 triliun).

Havertz menilai Liga Inggris adalah kompetisi yang jauh lebih keras dibandingkan tempat ia bermain sebelumnya, Bundesliga.

"Liga Inggris lebih keras daripada Bundesliga," tutur sosok berusia 21 tahun itu melanjutkan

"Saya telah melihatnya dalam latihan dan juga dalam pertandingan. Akan tetapi, saya senang bisa bermain 80 menit dan semoga minggu depan saya akan melanjutkan," tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved