Cerita Anggota Satpol PP yang Menyamar Saat Masuk Sarang PSK, Sebut Sudah Telanjang Saat Buka Pintu
Cerita Anggota Satpol PP yang Menyamar Saat Masuk Sarang PSK, Sebut Sudah Telanjang Saat Buka Pintu
TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus prostitusi masih terus terjadi di Indonesia.
Bahkan, saat ini kasus prostitusi sudah menggunakan sejumlah aplikasi online.
Praktik prostitusi online itu berhasil diungkap satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Terbongkarnya peraktik prostitusi ini setelah Satpol PP Tangsel (Tangerang Selatan) melakukan penyamaran.
Bahkan, petugas sampai masuk ke sarang PSK yang berlokasi di wilayah Tangerang Selatan.
Sejumlah perempuan diduga PSK bersama pria hidung belang berhasil diamankan petugas.
Mereka diamankan dari beberapa lokasi seperti di Hotel kawasan Serpong maupun kosan di kawasan Rawa Buntu, Serpong Tangerang Selatan pada.
"Total diamankan 12 orang terdiri dari 6 cewe dan 6 cowo. Dari Hotel Urban didapati 4 cowo dan 2 cewe. Dari kos-kosan di Rawa Buntu didapati 2 cowo dan 4 cewe," kata Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel, Muksin Al Fachry.
• Kisah Seorang Gadis Menikah di Sebelah Mobil Jenazah Ayah, Pandangannya Kosong, Viral di Medsos
• Profil dan Biodata Singkat Adit Jayusman, Kuliah di Belanda, Batal Menikah dengan Ayu Ting Ting
• Kisah Pengantin Pria yang Ditembak Mati Sang Kakak Dihari Pernikahan, Mempelai Wanita Histeris
• Umi Kalsum Disebut Ada Dibalik Batalnya Pernikahan Ayu Ting Ting & Adit Jayusman ini yang Terbaik
Ia mengatakan, PSK bersama pasangan mesumnya diciduk pada Rabu (3/2/2021) sore.
Muksin menceritakan proses penyamaran yang dilakukan oleh anggotanya tersebut.
Muksin mengatakan terungkapnya dugaan praktik prostitusi online itu diawali melalui percakapan aplikasi media sosial (medsos).
Menurutnya saat itu seorang petugas Satpol PP Kota Tangsel berhubungan dengan seorang wanita yang diduga PSK.
Saat itu, petugas yang melakukan penyamaran untuk bisa masuk ke sarang PSK.
Petugas Satpol PP Kota Tangsel melakukan percakapan melalui aplikasi tersebut dengan seorang wanita PSK.
"Jadi awalnya kami menggunakan aplikasi medsos untuk tahu di situ ada BO (open booking PSK-red) atau tidak.