Berita Politik

Cengkraman Iskandar di PAN Makin Kuat, Kata Pengamat Politik: Muluskan Tiket Maju Pilgub Sumsel

nantinya juga Iskandar dipastikan akan memperkuat kepengurusan partai di 17 Kabupaten/ kota se Sumsel, dengan sedikit "mengintervensi" Musda PAN Kabup

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Iskandar kembali menakhodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumsel untuk keempat kalinya (quattrick) secara berturut- turut melalui Muswil V, Kamis (31/12/2020). Cengkeraman makin kuat, menutur pengamat politik upaya menuju Pilgub Sumsel 2024. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sumsel ke depan hampir dipastikan, kepengurusan inti didominasi "gerbong" dari Ketua DPW Iskandar SE.

Saat ini Surat Keputusan (SK) tinggal menunggu tanda tangan dari Ketua umum PAN Zulkifli Hasan.

Selain Iskadar yang sudah dipastikan menjabat Ketua DPW PAN Sumsel untuk periode ke 4, Sekretaris DPW akan dijabat oleh Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, yang notabane loyalis dari kakak kandung Iskandar yaitu Hatta Rajasa.

Sementara untuk jabatan Bendahara akan dijabat putra mantan Calon Walikota Palembang Mularis Djahri yaitu Hendra Mularis dan Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) akan dijabat orang kepercayaan adik kandung Iskandar, Hafizs Tohir yaitu Fajar Febriyansah.

Pengamat Politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Dr Andries Lionardo menilai, dengan semakin kuat cengkraman atau kekuasaan Iskandar di DPW PAN Sumsel yang meletakkan loyalisnya pasa jabatan startegis partai, setelah membersihkan pesaingnya (Kms H Umar Halim), upaya memuluskan Iskansar untuk maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel mendatang.

"Jelas ini upaya Iskandar membangun kekuatan untuk menuju Pilgub Sumsel mendatang, dengan menguasai gerbong atau jabatan startegis di DPW. Mengingat penunjukan itu terkadang jadi hak preogratif Iskandar untuk menentukan kepdngurusan internal," kata Andrias, Jumat (5/2/2021).

Sambut Tahun Baru Imlek 2572, Ini Makna Ritual Cuci Rupang Patung Dewa, Pakai Kembang 7 Warna

Fakta Sekolah di Palembang Masih Kekurangan Guru SD, Di SDN 25 Banyak Guru Mengajar Doubel

Dijelaskan Dosen Fisip Unsri ini, kepentingan Iskandar membersihkan orang- orang yang tidak sejalan dengan keinginannya, agar tujuannya mendapat perahu di Pilkada tidak sulit dan tidak ada saingan di PAN. Mengingat, Iskandar sudah menjabat dua periode sebagai Bupati OKI.

"Syarat untuk maju Pilkada, termasuk Pilgub Sumsel nanti, harus ada parpol sebagai pengusung dan ia (Iskandar) sudah mulai membentuk jaringan massanya melalui mesin parpol saat ini," ucapnya.

Pengamat politik dari Unsri, Dr Andries Lionardo SP MSi menyampaikan analisa terkait makin berpengaruhnya Iskandar SE di DPW PAN Sumsel yang memuluskan jalan menuju Pilgub Sumsel 2024.
Pengamat politik dari Unsri, Dr Andries Lionardo SP MSi menyampaikan analisa terkait makin berpengaruhnya Iskandar SE di DPW PAN Sumsel yang memuluskan jalan menuju Pilgub Sumsel 2024. (TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI ROHEKAN)

Ditambahkan Andries, nantinya juga Iskandar dipastikan akan memperkuat kepengurusan partai di 17 Kabupaten/ kota se Sumsel, dengan sedikit "mengintervensi" Musda PAN Kabupaten/ kota dalam menentukan kepengurusan yang ada.

"Termasuk dalam kepengurusan DPD PAN Kabupaten/ kota, pasti Iskandar berkepentingan besar, dengan meletakkan orang- orang loyalnya bersama dia, agar sosialisasi nantinya semakin mudah," tukasnya.

Tim formatur DPW PAN Sumsel Abdul Azis Kamis, membenarkan jika secara kesepakatan, pengurus inti DPW PAN Sumsel sudah clear dan tidak ada masalah lagi, tinggal menunggu SK dari DPP.

"Kalau gambaran kepengurusan ke depan sudah, tapi masih menunggu SK dari DPP, dan saat ini sudah diterika Ketum untuk disetujuinya," ujar Azis.

Disinggung adanya nama- nama diluar tim formatur masuk kepengurusan inti seperti Hendra dan Fajar, Staff Khusus Gubernur Sumsel ini menilai hal itu tidak masalah dan melanggar aturan.

"Tidak masalah masuk kepengurusan ssbagai wakil ketua dan sebagainya. Tapi yang pasti masih nunggu hasil resmi dari DPP," ucapnya.

Azis sendiri berharap dengan kepengurusan DPW PAN yang baru disetujui DPP, PAN Sumsel semakin solid dan tidak terpecah, sehingga jadi pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mendatang di Sumsel.

"Langkah utama untuk menjamin menang nanti, kita melakukan hal- hal sebagai parpol modern, dengan menguasai Media Sosial (Medsos) antara lainnya, karena siap untuk target menang itu jangan ngomong saja tapi tugas kedepan harus jelas," tegasnya.

Ditambahkan Azis, setelah SK kepengurusan DPW telah disetujui DPP, nanti dilanjutkan konsolidasi tingkat DPD (Kabupaten/ kota) untuk melakukan Musyawarah Daerah (Musda).

"Nanti setelah keluar SK untuk DPW, baru proses Musda DPD di 17 Kabupaten/ kota se Sumsel," pungkasnya.

Ikuti Kami di Google Klik 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved