Berita Palembang

Senam Taichi, Olahraga Asal China, Tempat, Biaya Daftar dan Lokasinya di Palembang

Taichi pada awalnya digunakan sebagai bela diri di negeri Tiongkok, beriring berjalannya waktu, saat ini berkembang menjadi kesehatan.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI/ISTIMEWA
Kelas umum Taichi di Gramedia World Palembang, Km 7 mengajak masyarakat hidup sehat dan menghilangkan stres. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Taichi adalah olahraga berasal dari China yang dapat meningkatkan kesehatan dan sebagian orang percaya dapat percaya dapat memperpanjang umur.

Di Tiongkok dengan mudah menemukan orang-orang berlatih Taichi di taman-taman kota atau bahkan di pinggir jalan, tapi di Palembang belum banyak ditemukan kelas Taichi.

Taichi pada awalnya digunakan sebagai bela diri di negeri Tiongkok, beriring berjalannya waktu, saat ini berkembang menjadi kesehatan.

Pendiri dan Pimpinan Utama Perguruan Energi Semesta, Martin Wong mengatakan ada lima bagian penting dalam tubuh yang dapat dilatih menggunakan Taichi untuk meningkatkan kesehatan dan relaksasi.

“Pertama adalah bahu, sumber stress utama adalah bahu yang naik, coba turunkan. Kedua adalah pinggang, ketiga lumbar, keempat lutut, jangan diputar bisa menyebabkan osteoarthritis dan kelima adalah tangan,” ujarnya, Senin (1/2/2021).

Dia mengatakan, kebanyakan masyarakat menganggap penyakit yang datang bersama penuaan adalah hal wajar,
padahal sesuatu yang kita sebut sebagai penyakit merupakan hal yang tidak wajar, berarti ada kesalahan yang terjadi dalam tubuh kita.

Apakah itu disebabkan satu hal yang bersifat kecelakaan tidak sengaja maupun penyakit yang timbul karena kebiasaan buruk.

Adapun beberapa masalah kesehatan yang biasanya timbul bersama datangnya penuaan adalah, sakit lutut, sakit pinggang, masalah pernapasan.

Terutama adalah masalah-masalah terkait dengan persendian. Hal ini disebabkan kebanyakan oleh karena kebiasaan buruk, seperti cara berdiri, cara duduk, cara berjalan, dan aktivitas harian yang kita anggap sepele namun secara akumulatif menyebabkan kerusakan pada tubuh kita.

"Mengutip pendapat ahli ortopedi Rumah Sakit Jakarta, Adrian W Tarigan, bahwa osteoarthritis atau nyeri sendi biasa dialami masyarakat berumur 45 tahun ke atas. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan, tapi rasa nyeri bisa diredam dengan sejumlah latihan fisik seperti
berenang, berjalan dengan kecepatan biasa, dan bersepeda," ujarnya.

Namun, baru-baru ini, sebuah
penelitian telah dilakukan British Columbia University di Kanada mengungkapkan Tai Chi bisa membantu penderita osteoarthritis. Ketika seseorang telah terbiasa dengan olahraga Tai Chi, badan tak akan lagi ditumpu oleh sendi lutut dan pinggul, tapi oleh semua sendi dalam tubuh sehingga terjadi keseimbangan pada anggota gerak tubuh.

Gerakan yang lambat, sederhana, lembut, dan tenang sangat cocok bagi penderita osteoarthritis.

Menurutnya olahraga yang dilakukan tidak teratur, baik ringan maupun berat, menyebabkan sendi bergerak dengan tidak teratur pula.

Ahli traumatologi ini juga mengingatkan agar memperhatikan tiga tahapan saat berolahraga. Tahap pemanasan, olahraga inti, lalu pendinginan mutlak dilakukan.

"Kebanyakan orang lakukan pemanasan dan olahraga inti sudah bagus, tapi sering lupa melakukan pendinginan," katanya. Kebiasaan ini juga lah yang bisa memicu nyeri sendi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved