Berita Lubuklinggau

Besok Vaksin Pertama Di Lubuklinggau, Kadinkes Nyatakan Vaksin Halal Masyarakat Jangan Takut

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau Cikwi menjadi orang pertama yang akan dilakukan vaksinasi di Kota Lubuklinggau, Senin (1/2/2021)

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau Cikwi. Ia orang pertama yang akan dilakukan vaksinasi di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) Senin (1/2/2021) besok. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau Cikwi menjadi orang pertama yang akan dilakukan vaksinasi di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) Senin (1/2/2021) besok.

Dalam launching tahap pertama ini Cikwi akan diberikan vaksinasi bersama para pejabat dan kepala Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) di auditorium eks Pemkab Musi Rawas.

Cikwi menyampaikan tak khawatir menjadi orang pertama yang akan divaksinasi, sebab vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar pemerintah melawan penyakit Covid-19.

"Karena ini bentuk ikhtiar kita melawan Covid-19, sebagai tenaga kesehatan kita harus memberikan contoh kepada masyarakat bahwa vaksin itu aman," ungkapnya Cikwi pada wartawan, Minggu (31/1/2021).

Cikwi menuturkan untuk launching tahap pertama ini ada 20 orang diantaranya waka polres, ibu wali, Wakil Ketua DPRD termasuk, Kajari yang akan menyusul karena sedang Dinas Luar (DL).

"Tapi untuk asisten III pak Tamri hasil screening bermasalah karena tensinya tinggi, namun kepastiannya apakah bisa kita akan lihat besok," ujarnya.

Cikwi menyampaikan alasan utama launching dipindahkan ke eks Pemkab Musi Rawas dari Taman Kurma Masjid Agung As-Salam karena alasan cuaca musim penghujan.

"Kita pusatkan di eks Pemda alasannya karena sekarang musim hujan, nanti saat pelaksanaan tidak bisakan, kalau di eks Pemda saat hujan tidak apa-apa," ungkapnya.

Kemudian untuk 3960 vaksin sendiri sekarang dalam kondisi aman, saat ini vaksin dijaga oleh anggota Polri, rencana setelah proses launching besok akan didistribusikan ke 16 Puskesmas dan rumah sakit.

"Jumlan Nakes kita 2294 orang, yang di screening bisa divaksin 1790 orang. Namun hasil terakhir besok belum diketahui, nanti akan kita sampaikan," ujarnya.

Cikwi mengatakan rata-rata nakes yang tidak bisa divaksin pernah konfirmasi positive Covid-19, hamil,  menyusui, kemudian umur dan punya penyakit bawaan seperti diabetes dan alergi.

"Jadi yang memang tidak bisa tidak kita libatkan, kepastiannya besok baru akan diketahui lebih lengkap hasil screening terakhir," ungkapnya.

Untuk itu masyarakat diimbau agar bersiap-siap, sebab sehabis nakes ini masyarakat yang akan divaksin, masyarakat diminta jangan takut karena vaksin ini halal.

"Jangan takut karena sudah dinyatakan halal oleh MUI dan sudah dinyatakan aman oleh BPOM, mari kita sambut jangan takut hoax apa yang sudah terjadi selama ini karena sudah halal," tambahnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved