Pernah Jadi Pengacara Fadli Zon-Ahmad Dhani, Sosok Ali Lubis Kader Gerindra yang Minta Anies Mundur

Ini setelah Ali Lubis menyebut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mundur dari jabatannya. Anies Baswedan meminta pemerintah pusat mengambil alih pe

Capture Youtube KompasTV
Wakil Ketua ACTA Ali Lubis 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mendadak jadi sorotan nama kader Partai Gerindra, Ali Lubis.

Ini setelah Ali Lubis menyebut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mundur dari jabatannya.

Anies Baswedan meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan Covid-19 di Jabodetabek, menjadi alasan Ali Lubis memintanya mundur. 

Pernyataan Ali Lubis ini pun menuai respons beragam dari sejumlah kalangan, termasuk dari elite Partai Gerindra.

Satu di antaranya Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut pernyataan Ali Lubis soal Anies adalah pendapat pribadi.

Lantas, siapakah sosok Ali Lubis?

Sekretaris DPD FPI DKI Jakarta, Novel Chaidir Hasan Bamukmin (kanan) didampingi penasihat hukumnya, Ali Lubis di kantor Bareskrim Polri, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2017).
Sekretaris DPD FPI DKI Jakarta, Novel Chaidir Hasan Bamukmin (kanan) didampingi penasihat hukumnya, Ali Lubis di kantor Bareskrim Polri, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2017). (Tribunnews.com/ Abdul Qodir)

Ali Lubis adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Timur.

Selain itu, Ali Lubis juga dikenal berprofesi sebagai pengacara sebagaimana dikutip Tribunnews.com lewat bio yang tertulis di akun Twitter-nya, @AliLubisACTA.

Ali Lubis merupakan advokat sekaligus konsultan hukum di firma hukum Ali Lubis & Partners.

Di partai pimpinan Prabowo Subianto, Ali Lubis juga menjabat sebagai Kabid Humas Lembaga Advokasi & Hukum DPP Partai Gerindra.

Ali Lubis juga tergabung dalam organisasi Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) dan menjabat sebagai Wakil Ketua ACTA.

Diketahui, ACTA merupakan organisasi yang dulu kerap melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam berbagai perkara.

ACTA melalui Ali Lubis juga pernah melaporkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ali Lubis mengatakan pelaporan ini terkait kinerja Bawaslu DKI yang mereka anggap tidak mau menindaklanjuti temuan sembako diduga politik uang.

"Laporan kami tadi terkait laporan yang tidak ditanggapi, jadi kami kan boleh dong berindikasi atau curiga ada apa sih di dalam Bawaslu ini?" kata Ali Lubis ditemui di Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2017).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved