Mantan Camat Inovatif Kota Palembang Terjun di Panggung Politik, Jabat Ketua DPC Hanura Palembang
Mantan camat inovatif di pemerintahan kota Palembang Ari Wijaya, resmi menjadi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) partai Hanura kota Palembang
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Mantan camat inovatif di pemerintahan kota Palembang Ari Wijaya, resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) partai Hanura kota Palembang periode 2021-2026.
Penetapan Ari ini melalui Musyawarah Cabang ke III DPC Hanura Palembang yang dilaksanakan di kantor DPD Hanura Sumsel, Jl Soekarno- Hatta Palembang, dengan tema Melalui musyawarah cabang kita bangun solidaritas menuju pemenangan pemilu 2024 dan menyongsong verifikasi faktual serta verifikasi administrasi sebagai syarat peserra pemilu 2024.
Dalam sambutannya Ari mengaku siap membawa perubahan besar di partai Hanura Palembang, dan menjadikannya partai pemenang pemilu legislatif (Pileg) 2024 di kota Palembang.
"Perjuangan memang berat, tapi kita akan membawa Hanura dari from zero to hero, dari zero kursi DPRD Palembang jadi terisi, minimal sama dengan hasil Pileg 2014 lalu sebanyak 3 kursi" kata Ari.
Diterangkan mantan Camat Kalidoni ini, dalam mewujudkan hal itu pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan 18 PAC (Pengurus Anak Cabang) se Palembang, agar Hanura semakin dikenal.
"Program utama kita setelah dilantik, kita akan melalukan penerimaan atau seleksi bagi bakal calon legislatif di kota Palembang. Kita melakukannya lebih awal karena untuk mencari kader atau orang yang benar- benar serius untuk maju, bukan untuk numpang nyaleg saja," jelasnya.
Sedangkan untuk pengurus PAC nantinya, selain dibekali ilmu- ilmu politik, juga akan dibekali berwirausaha agar menjadi mandiri.
Ari sendiri mengaku terpanggil untuk terjun ke parpol dan meninggalkan jabatannya sebagai Camat Kalidoni, karena panggilan hati nurani, setelah beberapa kali didatangi tokoh partai Hanura di kota Palembang.
"Ada nuansa baru yang ditawarkan di partai Hanura ini, sehingga saya mau masuk ke partai ini," bebernya.
Sementara mantan Plt Ketua DPC Hanura Palembang Hidayat Komsu menilai, dengan kepemimpinan Ari sebagai ketua baru, diharapkan ada angin perubahan Hanura Palembang bisa kembali mendudukan kadernya di DPRD Palembang pada pemilu 2024 mendatang.
"Kita yakin dengan kemampuan beliau selama ini dibirokrasi, dan bisa membawa dari zero kursi menjadi Hero. Saya ingat pada Pemilu 2009 lalu Hanura berhasil meraih 5 kursi di DPRD Palembang, kemudian 2014 meraih 3 kursi, tapi 2019 lalu zero.
Kita harap Hanura Palembang bisa besar dikepemimpinan baru ini, dengan Ari Wijaya sebagai ketua yang punya hati nurani, mengingat Palembang selama ini jadi barometer Sumsel," tandasnya.
Ditambahkan mantan anggota DPRD Palembang ini, jika proses pemilihan ketua dan pengurus baru, dilakukan dengan sistem formatur dimana ada 5 orang yang dilibatkan, dan Ari sebagai ketua formatur dibantu 2 PAC dan pengurus DPD.
Sementara ketua DPD Hanura Sumsel Achmad Al Azhar berharap banyak dengan kepengurusan baru ini, menjadikan Hanura menjadi partai pemenang pemilu 2024 mendatang, dengan mengembalikan kursi di DPRD Palembang yang hilang saat ini.
"Jelas tugas utamanya mengembalikan kursi yang hilang, untuk itu kita minta dilakukan perombakan pengurus yang ada hingga PAC, yang potensial dipertahankan dan rekrut yang baru untuk mencapai tujuan hasil maksimal di Pileg nanti," tuturnya.