Pembunuhan di Muratara

Korban Pembunuhan di Muratara Tinggalkan 10 Anak, Ada yang Masih Balita, 'Ya Allah Kejam Nian'

Korban memiliki dua istri dan 10 orang anak. Anak yang ditinggalkan korban ada yang masih balita (bawah lima tahun) dan ada juga yang sudah menikah.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Anak korban pembunuhan tak henti-hentinya menangis saat pemakaman ayahnya, Jumat (15/1/2021). Ardeni alias Den bin M Awi (50 tahun) dibunuh keponakannya sendiri di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (14/12021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kesedihan mendalam tampak jelas dari raut muka keluarga korban pembunuhan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Ardeni alias Den bin M Awi (50 tahun) dibunuh keponakannya sendiri berinisial AX di Desa Jadi Mulya 1, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara.

Ardeni, warga Desa Karang Dapo 1, Kecamatan Karang Dapo ini dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat, Jumat (15/1/2021) siang.

Pantauan Tribunsumsel.com, setelah korban dikebumikan, sebagian warga pulang namun keluarga korban tetap di pemakaman.

Mereka membaca Surah Yasin dan doa bersama di samping makam korban.

Istri dan anak-anak korban tak henti-hentinya menangis sambil membaca Surah Yasin.

Korban diketahui memiliki dua orang istri dan 10 orang anak.

Anak yang ditinggalkan korban ada yang masih balita (bawah lima tahun) dan ada juga yang telah menikah.

"Ya Allah, kejam nian," tutur istri korban.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muratara, AKP Dedi Rahmad menjelaskan kronologi pembunuhan sadis tersebut.

Korban bernama Ardeni alias Den bin M Awi (50 tahun), warga Dusun II Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Dedi mengungkapkan pada hari Kamis (14/1/2021) sekitar 15.00 WIB warga menemukan mayat seorang laki-laki bernama Ardeni alias Den.

Mayat Den tergeletak di muara pintu pondok yang ditempatinya di KM 4 Desa Jadi Mulya 1, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara.

Saat ditemukan, mayat Den dengan posisi terlentang diselimuti sehelai kain dan kepalanya miring ke kanan.

Tubuh Den berlumuran darah dengan luka bacok di lehernya dan kepalanya nyaris putus.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved