Setelah Gendong Sarwendah ke Kamar, Betrand Peto Ngambek, Ibu: Maunya Apa?
Onyo, sapaan Betrand Peto, langsung sigap mengambilkan handuk berwarna biru dan putih menutupi tubuh Sarwendah yang basah kuyup.
Saat mengisi air di ember Sarwendah dan juga Betrand Peto nampak berdebat terlebih dahulu soal cara mereka mengisi air.
"Jadi emang dua hari ini airnya udah mati hidup mati hidup," jelas Sarwendah ke penonton.
"Nanti Onyo (panggilan Betrand) atau ayah aja yang bawa (air ke kamar mandi)," tanyanya pada sang anak.
"Onyo aja, nanti pundaknya ayah sakit lagi," ujar Betrand.
Keduanya lantas bercanda yang berbuntut dengan Sarwendah menyiram muka Betrand Peto dengan air dari selang.
Melihat kejahilan Sarwendah pada Betrand Peto, Thalia langsung merengek kepada ibundanya.
Rengekan Thalia kemudian berubah menjadi tangisan yang semakin keras.
"Lohh kok jadi Cici yang nangis sih," tanya Sarwendah kebingungan.
Rupanya bocah itu tak terima melihat kakaknya disiram air oleh Sarwendah.
Namun saat itu Wendah beralasan kalau Betrand tidak apa-apa basah karena ia sebentar lagi akan mandi.
Thalia tetap tak menerima alasan ibundanya.
Merasa dibela, Betrand Peto bertingkah. Ia meminta agar adiknya menangis semakin kencang.
"Ayo Ci nangis Ci... nangisss..." pinta Betrand Peto.
"Ihhh nangisnya nggak jelas banget sihhh," ledek Sarwendah.
Betrand pun langsung memegang tangan Sarwendah dan ternyata tak sengaja tindakan tersebut membuatnya terjatuh ke kolam renang.