Berita Bisnis Palembang
30 Tahun Berbagi Kebahagiaan, JNE Konsisten Peduli UMKM Hingga ke Pelosok Negeri
Udin tak sembarang dalam berlangganan ekspedisi pengiriman barang. JNE dijadikan pilihan karena perusahaan dirasa begitu amanah menjalankan tugas.
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Peran JNE Ekspres dalam mengantar barang hingga ke pelosok negeri dirasa sangat membantu para pelaku usaha tak terkecuali Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menjalankan bisnisnya.
Seperti yang dikatakan Udin Abdillah (60), pemilik kerajinan Sentra Tenun Tajung di Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring Palembang.
"Saya langganan JNE sejak orang-orang sudah mulai ramai belanja via online," ujar Udin, saat diwawancarai Rabu (30/12/2020).
Sebagai generasi ketiga dalam menjalankan bisnis turun temurun keluarganya, Udin menilai, saat ini masyarakat lebih cenderung berbelanja melalui aplikasi online dibanding langsung datang ke toko.
Hal ini juga semakin diperkuat dengan adanya pandemi covid-19 yang menjadikan masyarakat harus membatasi aktivitas di luar rumah.
Dengan perubahan sistem belanja tersebut, rupanya telah memberikan pengaruh positif bagi usaha milik Udin.
Ia bisa memperkuat jaringan pelanggan yang berada di luar wilayah Palembang hingga luar negara.
Di sinilah kata Udin, peran ekspedisi pengiriman sangat diperlukan untuk menjangkau pelanggan yang berada hingga ke pelosok daerah.
"Selain di wilayah Sumsel dan Palembang khususnya, konsumen saya juga ada yang dari Jakarta, Surabaya dan Medan. Ada yang di Ujung Pandang, Makassar. Sedangkan untuk luar negeri, ada dari Malaysia hingga Brunei Darussalam," ujarnya.
Menghasilkan kerajinan berupa kain tradisional khas Sumsel diantaranya songket dan jumputan, Udin tentu harus memastikan setiap barang yang ia kirim bisa sampai dengan baik ke tangan konsumen.
Sebab kepuasan konsumen merupakan puncak tertinggi keberhasilan pencapaian bagi seorang pengusaha.

"Seperti ada kebahagiaan tersendiri ketika kita sebagai pelaku usaha, menerima pesan atau ucapan terimakasih dari konsumen karena merasa puas dengan barang pesannya. Rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Tapi yang jelas batin ini puas sekali rasanya," ungkap Udin.
Itulah mengapa Udin tak sembarang dalam berlangganan ekspedisi pengiriman barang.
JNE dijadikan pilihan karena perusahaan pengiriman barang dan logistik ini dirasa begitu amanah dalam menjalankan tugasnya.
Selain itu, Cabang Agen JNE juga berada tak jauh dari tempat usaha Udin yang berada di Kelurahan Tuan Kentang dan dapat ditempuh selama 3-4 menit dengan menggunakan sepeda motor.
"Alhamdulillah saya sangat sering berlangganan JNE," ujarnya.
JNE Peduli UMKM
Tak hanya bagi Udin Abdillah, peran JNE terhadap kemajuan usaha para pemilik UMKM yang jelas merupakan penggerak roda perekonomian negeri, memang sudah tidak perlu diragukan lagi.
Diketahui, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau lebih dikenal dengan nama JNE sudah 30 tahun berkiprah melayani masyarakat dalam bidang pengiriman barang dan logistik.
Diusia 3 dekade ini, JNE sudah sangat berkontribusi besar dalam mendistribusikan barang dari satu daerah ke daerah lain bahkan hingga ke pelosok negeri.
Tentu saja hal ini dapat memberikan pengaruh positif dalam pergerakan perekonomian negeri ini.
Di Sumsel sendiri, jaringan JNE sudah mencapai hingga ke berbagai pelosok wilayah.
Branch Manager of JNE Palembang, M Daud mengatakan, hadir di "Kota Pempek" sejak tahun 1999 silam, JNE terus bergerak maju untuk memperluas jaringannya.
"Karena memang harus begitu. Harus selalu memperkuat dan meluaskan jaringan. Bahkan sekarang ini pengembangan kita bukan hanya di kecamatan saja. Tapi apabila ada suatu kampung yang baru dibuka dan kita lihat ada prospeknya, langsung buka (cabang) disana," ujarnya, Rabu (31/12/2020).
Adanya pandemi covid-19, nyatanya tidak terlalu memberikan dampak signifikan bagi operasional JNE.
Buktinya dalam satu hari, dikatakan Daud, pihaknya dapat menerima incoming hingga 50 ribu shipment (kiriman) dengan on-going mencapai 5 ribu hingga 6 ribu paket perharinya untuk diantarkan kepada konsumen.
"Tentunya dalam pengiriman paket, pasti akan ditemukan kesulitan yang berbeda-beda di setiap wilayah. Khususnya di Palembang ini yang banyak wilayah perairan. Kurir kita sampai harus naik dan turun speed boat demi bisa mengantar paket sampai ke tangan pelanggan," ujarnya.
"Tapi ini juga menjadi penanda bahwa cangkupan jaringan JNE sudah sampai menyeluruh hingga ke wilayah pelosok. Termasuk di wilayah perairan yang cukup sulit dijangkau," katanya menambahkan.
Terkait dukungan terhadap UMKM, Daud mengatakan, JNE sejak dulu sudah sangat peduli terhadap perkembangan para UMKM.
Bahkan di tahun 2021 mendatang, JNE akan memberikan dukungan nyata salah satunya dengan membagi pemahaman tentang memaksimalkan pemasaran kepada pengrajin yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota wilayah Sumsel agar produk yang dihasilkan dapat lebih dikenal luas.
"Contoh seperti yang Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, disana ada kerajinan perak, pembuatan parang atau pedang. Selama ini mereka mungkin promosinya hanya dari mulut ke mulut. Kedepannya kita akan bekerjasama dengan pusat, supaya bagaimana mengangkat usaha tersebut. Selain itu, bisakah kita melayani untuk pengiriman pedang atau senjata tajam begitu. Misalnya bisa, apa yang harus dilakukan. Dokumen apa yang harus dipersiapkan supaya tidak akan bermasalah dengan aparat keamanan. Itu yang akan kita persiapkan," ujarnya.
Perusahaan Ekspedisi Sangat Dibutuhkan Para Pelaku Usaha.
Sementara itu, Pengamat Ekonomi sekaligus Direktur Program Pasca Sarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah Palembang, Dr Sri Rahayu, SE MM mengatakan, keberadaan perusahaan ekspedisi seperti JNE memang sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha tak terkecuali UMKM.

"Karena memang zaman sudah berkembang. Biasanya pembeli harus datang langsung ke toko untuk membeli barang, tapi saat ini belanja bisa lebih mudah dan cepat dengan adanya aplikasi online serta bantuan dari perusahaan ekspedisi sebagai perantara barang untuk sampai ke pelanggan," ujarnya.
Maka dari itu, kata Sri, perusahaan ekspedisi harus selalu berinovasi dalam menyesuaikan dengan kebutuhan di tengah masyarakat.
Termasuk dengan mempertahankan konsistensi ketepatan waktu sehingga konsumen bisa menerima pesanan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
"Selain itu perlu juga diadakan beberapa terobosan untuk bekerjasama dengan pelaku usaha termasuk UMKM. Misalnya menggratiskan ongkos kirim atau lain sebagainya. Supaya hubungan antara pelaku usaha dengan perusahaan ekspedisi bisa semakin erat, jadi memang perlu ada kerjasama yang baik," ujarnya.
#jne
#jne30tahun
#connectinghappiness
#30tahunbahagiabersama