Breaking News:

Wagub Sampaikan Tanggapan Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Sumsel Terhadap APBD 2021

Gubernur Sumsel yang diwakili Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, menyampaikan jawaban terhadap pandangan sembilan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel

Istimewa
DPRD Sumsel menggelar rapat paripurna ke XXII DPRD Sumsel, dengan agenda tanggapan dan/ atau jawaban Gubernur terhadap pemandangan umum fraksi- fraksi DPRD Provinsi Sumsel, terhadap APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021, Rabu (25/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-DPRD Sumsel menggelar rapat paripurna ke XXII DPRD Sumsel, dengan agenda tanggapan dan/ atau jawaban Gubernur terhadap pemandangan umum fraksi- fraksi DPRD Provinsi Sumsel, terhadap APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021, Rabu (25/11/2020).

Dalam tanggapannya, Gubernur Sumsel yang diwakili Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, menyampaikan jawaban terhadap pandangan sembilan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel.

Sebelumnya pada 24 November melalui Juru bicaranya masing-masing fraksi menyampaikan pandangan umum terkait Raperda APBD Sumsel tahun anggaran 2021.

Wagub Mawardi Yahya menjawab pandangan umum dari Fraksi Partai Golkar terkait pertanyaan anggaran penanggulangan Covid-19.

Gubernur Sumsel yang diwakili Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, menyampaikan jawaban terhadap pandangan sembilan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (25/11/2020)
Gubernur Sumsel yang diwakili Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, menyampaikan jawaban terhadap pandangan sembilan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (25/11/2020) (Istimewa)

Wagub menyebutkan bahwa penggunaan anggaran Penanggulangan Covid- 19 di bidang kesehatan ada beberapa langkah yang dilakukan diantaranya tracking, testing masif dan treatment.

"Untuk tracking sendiri dilakukan penelusuran terhadap semua orang yang kontak erat dengan kasus positif Covid-19, kemudian testing masif sendiri untuk memastikan orang yang diduga terindikasi Covid-19 (ODP, OTG, dan PDP) dilakukan test PCR Laboratorium," katanya.

Kemudian untuk Treatment lanjut Wagub melakukan karantina selama 14 hari untuk pelaku perjalanan dari daerah transmisi maupun yang kontak erat dengan kasus positif Covid-19 (karantina mandiri di rumah atau ditempat khusus yang disiapkan oleh Pemerintah).

"Semua yang dinyatakan positif Covid-19 dilakukan penatalaksanaan sesuai standar yang meliputi isolasi, dan perawatan di rumah sakit," ungkapnya.

Sedangkan menjawab fraksi PDIP, Mawadri memandang bahwa Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2021, diharapkan dapat terwujud sebagai dinamika dari pergerakan lingkungan dan aspirasi prioritas masyarakat yang dijaring melalui berbagai pintu masuk, baik melalui proses musrenbang, reses DPRD.

"Kami sependapat dan memang dalam penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2021 melalui beberapa pendekatan yaitu memperhatikan kebijakan nasional, visi-misi kepala daerah, aspirasi masyarakat, metode dan kerangka berpikir ilmiah untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah, serta melalui pendekatan dengan melibatkan berbagai pemangku kepantingan," jelasnya.

Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S. Basyeban,
Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S. Basyeban, (Istimewa)
Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved