Breaking News:

10 Persen Lulusan Poltekpar Palembang Jadi Pebisnis, Buka Lapangan Kerja

Sebagai salah satu lembaga yang mendukung dunia pariwisata berbasis pendidikan, Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang

ISTIMEWA
Poltekpar Palembang. 

TRIBUNSUMSEl.COM, PALEMBANG – Sebagai salah satu lembaga yang mendukung dunia pariwisata berbasis pendidikan, Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang bertugas untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) andal di dunia pariwisata.

Bahkan, Poltekpar Palembang diharuskan mencetak SDM yang mampu membuka lapangan kerja setelah lulus dari kampus. Hal itu disampaikan Direktur Poltekpar Palembang, Zulkifli Harahap.

“Harapan Pak Menteri, kami harus mencetak minimal 10 persen lulusan untuk menjadi pebisnis. Jadi, bukan untuk menjadi tenaga kerja saja. Mereka harus membuka lapangan pekerjaan dan bukan mencari pekerjaan. Dengan demikian ekonomi akan tumbuh,” ujarnya.

Masih kata Zulkifli, saat ini pariwisata sudah menjadi prioritas pemerintah untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan. Untuk itu, pemerintah telah menetapkan 10 daerah destinasi wisata selain Bali. Hal itu mendorong dunia pendidikan pariwisata sebagai lembaga pencetak SDM yang andal.

“Terkait ketersediaan SDM, kami sebagai lembaga pendidikan pariwisata tentu memiliki rujukan supaya kualitas pendidikan menjadi lebih baik. Artinya, kami melakukan dengan strategi globalisasi pengembangan Poltekpar Palembang berbasis pentahelix model,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Zulkifli, semua pihak harus bersama-sama berkomitmen untuk membangun SDM pariwisata. Karena tumbuhnya dunia pariwisata itu dipengaruhi juga dengan Ketersediaan SDM-nya.

Lebih lanjut, karena Poltekpar Palembang berada di bawah naungan UNWTO, maka kampus yang terletak di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) itu, memiliki standar akreditasi internasional dan berlaku di semua negara.

“Untuk mencetak SDM yang andal, kami menggunakan rujukan tourism, education, and quality. Itu adalah semacam akreditasi untuk dunia (internasional). Jadi kami di bawah UNWTO yang memiliki akreditasi internasional untuk pendidikan pariwisata di dunia,” lanjutnya.

Dirinya memastikan jika Poltekpar Palembang sangat siap menjawab tantangan dunia pariwisata Indonesia yang saat ini menjadi destinasi favorit bagi turis mancanegara.

Salah satunya dengan mengembangkan digitalisasi tourism, dimana semua aspek akan bermuara ke bentuk digital, termasuk pengembangan kampus agar memudahkan akses informasi ke semua pihak.

“Sekarang sudah tidak zamannya lagi menggunakan media konvensional karena semua sudah berbasis online untuk memudahkan akses informasi. Orang sudah mudah mengakses sumber informasi, karena dunia sudah ada di genggaman manusia (handphone),” pungkasnya.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved