Breaking News:

Berita Bisnis

Dorong UMKM Tumbuh di Tengah Pandemi, BNI Beri KUR Mikro Khusus IRT dan Pegawai Terkena PHK

Model Pembiayaan terdiri dari 3 yaitu Skema CSR Kemitraan, Skema Subsidi melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Skema Komersial penuh.

Logo Bank BNI
Ilustrasi BNI 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk memiliki andil besar mendorong UMKM tumbuh dan berkembang di masa pandemi untuk dapat mengakses pasar digital melalui kerjasama dengan mitra platform e-commerce.

Pemimpin BNI Wilayah Palembang, Eka Sunarna mengatakan di sektor produksi BNI juga bekerjasama dengan mitra start up dalam membentuk klaster-klaster perikanan dan pertanian secara digital serta implementasi smart farming pertanian 4.0.

Di tengah Pandemi Covid 19 ini peraturan dan tatanan mengenai physical distancing, PSBB dan peraturan lainnya menimbulkan gaya hidup baru di tengah masyarakat yaitu stay at home memicu jatuhnya begitu banyak bisnis dan industri di satu sisi.

Tapi di sisi lain juga meroketkan bisnis dan industri lain. UMKM perlu strategi dalam menghadapi perubahan gaya hidup baru konsumen tersebut agar tetap dapat survive dan terus berkembang.

"Upaya BNI memfasilitasi pemberdayaan UMKM melalui Pendampingan dan Pembiayaan. Model Pembiayaan saat ini terdiri dari 3 Skema yaitu Skema CSR Kemitraan, Skema Subsidi melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Skema Komersial Penuh," ujar Eka, Rabu (18/11/2020).

Khusus Kredit Usaha Rakyat di tengah Pandemi seperti sekarang ini pemerintah telah mengeluarkan Permenko No 16 tahun 2020 mengenai program KUR Super Mikro khusus Ibu Rumah tangga dan Pegawai yang terkena PHK. Permenko No 16 ini wujud sebagai bentuk negara hadir membina UMKM.

Selama ini pelaku UMKM kerap mengalami kendala berupa kesulitan mendapat layanan finansial yang mengakibatkan UMKM sulit untuk bergerak.

Melalui Program KUR yang terdiri atas KUR super mikro, KUR mikro, KUR Kecil , KUR Khusus , hingga KUR penempatan TKI dapat memberikan bantuan bagi para pelaku UMKM di tengah pandemi.

Saat ini stimulus pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional, sedangkan untuk target pencapaian program Pemulihan Ekonomi Nasional per posisi September BNI khususnya Provinsi Sumsel telah mencapai 147% dari target yang telah ditentukan atau disalurkan kepada 1.535 debitur dengan nilai sebesar Rp 420,69 miliar.

Penyaluran dominan saat ini pada sektor pertanian, perburuan dan Slsarana pertanian. Sedangkan penyaluran kredit UMKM Provinsi Sumsel telah mencapai 105% kepada 6.303 Debitur atau sebesar Rp 2 322 triliun dengan penyaluran dominan pada perdangangan, restoran dan hotel.

Ikuti Kami di Google

Penulis: Hartati
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved