Pilkada Muratara 2020
Bukti Dukung Program Keagamaan, Pasangan Syarif-Surian Didukung 43 Ulama di Muratara
Program lama tetap kita lanjutkan, kita juga ada program baru, semuanya untuk menyejahterakan masyarakat.
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Calon petahana Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) Syarif Hidayat mengaku selalu difitnah jelang Pilkada 2020 ini.
Padahal kata dia, niatnya tulus ingin menyejahterakan masyarakat dan membangun Kabupaten Muratara.
"Sudah banyak yang saya kerjakan di periode pertama, tapi saya selalu difitnah," kata Syarif Hidayat, Jumat (13/11/2020).
Syarif mengatakan banyak program yang akan dilaksanakannya bersama calon wakilnya Surian Sofyan bila terpilih tanggal 9 Desember nanti.
"Program lama tetap kita lanjutkan, kita juga ada program baru, semuanya untuk menyejahterakan masyarakat," katanya.
Ketua koalisi partai pengusung pasangan calon Syarif-Surian, Efriyansyah mengatakan Syarif Hidayat difitnah tidak mendukung program keagamaan.
Menurut dia, isu tersebut tidak benar dan hanya dilakukan oknum untuk menjatuhkan nama Syarif Hidayat.
"Tidak benar Pak Syarif tidak mendukung program keagamaan, kita tahu sendiri Pak Syarif nyalon di Pilkada 2020 ini didukung 40 dari 43 ulama di Muratara," katanya.
Efriyansyah menambahkan, Syarif Hidayat juga memiliki program memberangkatkan santri tahfidz ke Pondok Pesantren di Pulau Jawa dan Sumatera Barat.
Selain itu, sudah banyak masjid dan mushola yang mendapat bantuan pembangunan atau perehaban di bawah kepemimpinan Syarif Hidayat.
"Dari mana Pak Syarif tidak mendukung program keagamaan, itu lah fitnah keji, walaupun Pak Syarif selalu difitnah tapi dia selalu sabar," katanya.