Breaking News:

Buka Pelatihan Peningkatan Kemampuan Dalmas, Ini Arahan Kapolda Sumsel

Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan anggota dalam menangggulangi aksi unjuk rasa.

HUMAS POLDA SUMSEL
apolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Kemampuan Dalmas Polda Sumsel gelombang ke 2, Jumat (13/11/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Kemampuan Dalmas Polda Sumsel gelombang ke 2

Pelatihan dilaksanakan di Iapangan Kompleks Pakri Palembang, Jumat 13 Nopember 2020.

Hadir para pejabat utama Polda Sumsel dan diikuti oleh peserta dari Dit Sabhara Polda Sumsel serta perwakilan Polres yang tidak melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM pada arahannya mengatakan pelatihan Dalmas ini diikuti 125 Anggota Polri Dalmas Sabhara dan perwakilan dari Polres jajaran Polda sumsel yang Kabupaten/kotanya tidak melaksanakan Pilkada Tahun 2020.

Polres_polres tersebut adalah:
1. Polrestabes Palembang,
2. Polres OKI,
3. Polred Muara Enim ,
4. Polres Lahat ,
5. Polred Prabumulih,
6. Polres Banyuasin ,
6. Polres Pagar Alam,z
7. Polres Lubuk linggau,
8. Polred Muba dan
9. Polres Empat lawang masing masing Polres mengikutsertakan 25 personil

Setelah gelombang pertama Kegiatan dilanjutkan gelombang kedua digelar selama dua hari di lapangan Pakri dilatih langsung Dir Samapta Polda Sumsel Kombes Pol Djuwito Purnomo SIk bersama Wadir AKBP M Fijar Muslim, AKBP Gun Heriyadi Sik dan AKBP Arie Wibowo SH.

Hanya dalam waktu hari ini tidaklah mungkin peserta dapat menyerap segala ilmu yang dutularkan oleh pelatih namun setidaknya ada gambaran bagaimana cara menghadapi massa atau aksi Demo

Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan anggota dalam menangggulangi aksi unjuk rasa.

Pelatihan ini membentuk rasa kebersamaan dan soliditas anggota dalam melaksanakan tugas sama-sama menderita, sama-sama senasib sepenanggungan ini akan terbentuk rasa kekompakan.

"Oleh karena itu soliditas bagian tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan kita dan harus dibentuk dan diimplentasikan bukan slogan kata-kata semuanya harus dimulai dengan kebersamaan yang meyengsarakan atau yang membuat kita menjadi ingat," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM

Halaman
12
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved