Breaking News:

Sumsel Pilot Project Sistem Whistleblower, Pengaduan Masyarakat Langsung Link ke KPK

Dengan sistem WBS ini, pengaduan oleh masyarakat bisa langsung link ke KPK, ini baru pertama di Indonesia dimana Sumsel sebagai pilot project.

HUMAS PEMPROV SUMSEL
Sumsel menjadi pilot project Penerapan Whistleblower System oleh KPK RI ditandai Penandatangan Naskah Perjanjian Kerjasama. 

TRIBUNSUMSEL.COM,  JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi provinsi pertama di di Indonesia yang akan menerapkan Whistleblower System (WBS) atau Sistem Pengungkap Fakta dalam upaya pengungkapan korupsi.

Hal ini menyusul telah ditunjuknya Sumsel sebagai pilot project oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ditandai Penandatangan Naskah Perjanjian Kerjasama KPK RI dan Pemprov Sumsel tentang Penanganan Pengaduan dalam upaya Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2020).

Penandatangan Naskah Perjanjian Kerjasama dilakukan antara Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar dan Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat (PIPM) Hery Muryanto yang disaksikan langsung oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Gubernur Herman Deru ketika dimintai tanggapannya terkait dengan kerjasama ini menilai, upaya pemberantasan Korupsi patut diberikan diapresiasi dan sudah selayaknya didukung karena mempunyai tujuan dan maksud yang sangat luar biasa dalam upaya pemberantasaan korupsi. Terlebih Sumsel dipercaya KPK RI sebagai pilot project dalam penerapan WBS.

"Dengan sistem WBS ini, pengaduan oleh masyarakat bisa langsung link ke KPK, ini baru pertama di Indonesia dimana Sumsel sebagai pilot project," terangnya.

Setelah melakukan kerjasama ini lanjut HD, pihaknya akan segera menindaklanjuti dan memberitahu sampai ke kabupaten/kota, artinya di era keterbukaan saat, daerah sudah tidak bisa menutup nutupi pengelolaan jalannya pemerintahan utamanya dalam pengelolaan keuangan. Karena itu

Pemprov Sumsel akan senantisa meminta bimbingan dan dukungan pada pihak KPK RI sehingga aplikasi WBS betul-betul menjadi sesuatu yang berarti bagi seluruh jajajaran Pemprov Sumsel.

"Kami juga bangga ini pemerintah daerah yang pertama melakukan kerjasama dengan KPK RI. Mudahan- mudahan ini dapat diikuti minimal di Kabupaten/ kota di Sumsel dan syukur-syukur Provinsi lainnya di Indonesia," tutupnya

Di lain pihak sebelumnya Ketua KPK RI Firli Bahuri juga memberikan apresiasinya pada Pemprov Sumsel sebagai provinsi pertama yang siap menerapkan WBS.

"Alhamdulillah, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang berkenan dan bersedia menerapkan WBS dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi di Sumatera Selatan," kata Ketua KPK Firli Bahuri saat mengawali sambutannya.

Halaman
12
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved