Umrah Perdana di Tengah Covid, 253 Jemaah Asal Indonesia Diberangkatkan Via Bandara Soetta

Umrah Perdana di Tengah Covid, 253 Jamaah Asal Indonesia Diberangkatkan Via Bandara Soetta

AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA
Umat muslim menerapkan protokol kesehatan saat melakukan tawaf di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Indonesia secara resmi memberangkatkan jemaah umrah perdana di tengah masa coivd-19.

Sebanyak 253 orang jemaah bertolak dari Bandara Soekarno Hatta menuju Arab Saudi seiring pembukaan kembali layanan penerbangan ibadah umrah, Minggu (1/11/2020).

Layanan penerbangan ibadah umrah dari Indonesia sebelumnya ditutup selama hampir delapan bulan sejak Februari 2020 lalu akibat pandemi Covid-19.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, rombongan jemaah umrah tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Boeing 777-300 milik maskapai Saudia.

Para jemaah berangkat dari Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 10.45 WIB dan diperkirakan mendarat di Arab Saudi sekitar pukul 16.30 waktu setempat.

"Jemaah umrah asal Indonesia yang ikut di dalam penerbangan dengan pesawat wide body Boeing 777-300 ini berjumlah 253 orang jemaah," ujar Awaluddin dalam keterangannya, Minggu.

Awalludin mengklaim bahwa seluruh jemaah yang berangkat pada penerbangan perdana ini telah memenuhi sejumlah syarat protokol kesehatan untuk melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.

Seperti memastikan usia jemaah sesuai dengan aturan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Negara tersebut mensyaratkan jemaah umrah dari luar negeri harus berusia 18 sampai 50 tahun.

Selain itu, lanjut Awalludin, para jemaah diwajibkan juga sudah diwajibkan membuktikan dirinya negatif Covid-19 dengan menunjukan hasil pemeriksaan PCR.

"Pemeriksaan hasil PCR Test yang berlaku tidak lebih dari 72 jam sebelum waktu pemberangkatan,” jelas Awaluddin.

Sebelumnya, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim memastikan, rombongan pertama jemaah umrah Indonesia sudah bisa bertolak ke Jeddah, Arab Saudi.

Ini merupakan rombongan pertama setelah penyelenggaraan umrah dihentikan sementara karena situasi pandemi virus corona di seluruh dunia sejak Februari 2020.

Akan tetapi, kata Arfi, Kemenag belum memberikan keterangan resmi dan masih memproses regulasinya.

"Iya, confirm. Jemaah dari Indonesia sudah bisa umrah mulai 1 November besok," kata Arfi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (31/10/2020).

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved