Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah, Najwa Shihab Bongkar Pelaku, Polisi Sulit Ungkap

Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah, Najwa Shihab Bongkar Pelaku, Polisi Sulit Ungkap

THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA
Pengunjuk rasa membakar Halte Transjakarta saat berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (8/10/2020). Hari ini aksi unjuk rasa penolakan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termauk Ibukota Jakarta. THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pembakar halte sarinah masih berkeliaran, itulah kesimpulan yang disampaikan tim Narasi TV saat mengekspos pelaku pembakaran halte.

Jurnalis senior Njawa Shihab membongkar pelaku pembakaran halte Sarinah saat demo tolak UU Cipta Kerja.

Sejumlah bukti terkait pembakaran tersebut berhasil dikumpulkan.

Video yang memperlihatkan pelaku pun ditayangkan dalam Mata Najwa.

Terlihat ada beberapa orang yang membakar halte Sarinah.

Bukti yang dikumpulkan ada berbagai gambar hingga video CCTV atau yang diposting oleh sejumlah netizen.

Falam video dan foto yang dikumpulkan, tim Mata Najwa mencocokan sejumlah orang yang sama.

Mereka datang dari arah Jalan Sunda secara bergerombol.

Saat sampai di lokasi, mereka sempat melakukan observasi.

Mereka juga nampak berkomunikasi lewat ponsel.

Dari dalam video, mereka datang memang bukan untuk demontrasi.

Terbukti ketika massa berlarian, mereka justru jalan ke arah sebaliknya.

Beberapa orang dari gerombolan itu juga terlihat jelas mencari sumber api lalu membawanya ke halte Sarinah.

Mulai dari kardus, hingga spanduk yang sudah tersulut api lalu dibawa ke halte Sarinah.

Video dalam tayangan Mata Najwa sudah cukup detail untuk dijadikan bukti pembakar halte Sarinah.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyarankan video itu diberikan pada Polisi.

"pertama apabila ada bukti yang ditemukan tim Nana dari Mata Najwa yang ditemukan,

kita merujuk kepada Menkopolhukam bahwa beliau tidak akan membiarkan pelanggaran terjadi,

tolong semua bukti disampaikan ke polisi atau diminta pertemuan dengan Mahfud MD, " kata Fadjroel Rachman dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Najwa Shihab dalam tayangan Mata Najwa.

Fadjroel Rachman menekankan untuk bersama menjaga demokrasi.

"kita sama menjaga demokrasi , segala sesuatunya ada jalurnya,

saya berkeyakinaina setiap ada pelanggaran akan menumbuhkan sesuatu kecelakaan jadi tidak mungkin ada orang baik-baik saja tiba-tiba ditembak tidak ada seperti itu," kata Fadjroel Rachman.

Najwa Shihab mengatakan tim Mata Najwa sudah menyerahkan temuannya ke Polisi.

Namun menurut Najwa Shihab, Polisi menyebut bahwa pihaknya sedang memburu pelaku.

Bahkan menurut Najwa Shihab, Polisi mengatakan bahwa mereka kesulitan memburu para pelaku.

"tim Mata Najwa sudah menyampaikan temuan kami ke polisi dan polisi mengatakan masih diburu dan sulit memburunya, masih mengumpulkan bukti untuk memburu,

yang jelas semua bukti berhasil kami kumpulkan sudah diserahkan ke polisi, " kata Najwa Shihab.

Kini Najwa Shihab menunggu tindak lanjut Polisi terkait temuan Mata Najwa.

"kita tunggu apakah memang ada tindak lanjut dari polisi," kata Najwa Shihab.

Najwa Shihab menekankan bahwa temuan tersebut tidak hanya ditayangkan tapi sudah dikonfirmasi pada Polisi.

"bagian itu harus kami clearkan,

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Najwa Shihab Bongkar Pembakar Halte Sarinah saat Demo Omnibus Law, Polisi Kesulitan Memburu Pelaku, https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/29/najwa-shihab-bongkar-pembakar-halte-sarinah-saat-demo-omnimbus-law-polisi-kesulitan-memburu-pelaku.

Editor: Listusista Anggeng Rasmi

Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved