Berita Lubuklinggau
OP Gas Elpiji 3 Kg di Lubuklinggau, Ibu-ibu Rela Berdesakan Demi Dapat Harga Rp 16 Ribu per Tabung
Kita tidak masalah harganya agak tinggi, tapi kita minta barangnya jangan langka, tapi kenyataannya sekarang saya sudah berkeliling mencari.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Risda warga Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan rela berdesak-desakan demi mendapat gas elpiji 3 Kg.
Ibu dua anak ini terlihat mengantri bersama para ibu-ibu lainnya menunggu giliran saat pelaksanaan operasi pasar di Kelurahan Wira Karya yang digelar oleh Pertamina Lubuklinggau.
Status Kota Lubuklinggau sebagai zona merah Covid-19 pun tidak membuat warga takut, bahkan banyak warga yang terlihat rela mengantri malah tak menggunakan masker sama sekali.
Tidak sampai satu jam satu truk berisi ratusan tabung gas elpiji 3 Kg ludes diserbu warga. Murahnya harga menjadi alasannya warga rela mengantri.
Ditambah cukup mempunyai foto kopi KTP atau membawa Kartu Tanda Keluarga (KK) dan membayar uang Rp 16 ribu warga sudah bisa membawa satu tabung gas elpiji 3 Kg.
Risda mengaku, rela berdesak-desakan dan mengesampingkan kekhawatiran terpapar Covid-19 karena gas elpiji 3 Kg di wilayah tempat tinggalnya sudah langka sejak dua pekan terakhir.
Bahkan, sejak dua hari lalu ia sudah berkeliling hingga wilayah Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II mendatangi beberapa agen dan pengecer. Namun, stok elpiji 3 Kg di semua pengecer dan agen tersebut kosong.
"Alhamdulillah dapat gas buat masak, tidak takut kena Covid karena sudah dua minggu ini saya nyari-nyari di agen dan pengecer semuanya habis," ungkap Risda pada wartawan, Rabu (28/10/2020).
Menurutnya gas elpiji 3 Kg saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok, seharusnya ketika saat ini dibutuhkan oleh masyarakat Kota Lubuklinggau tersedia di agen dan pengecer.
"Kita tidak masalah harganya agak tinggi, tapi kita minta barangnya jangan langka, tapi kenyataannya sekarang saya sudah berkeliling mencari tapi gasnya tidak ada," ujarnya.
Sales Branch Manager Rayon IV Sumsel Babel, Adamilyara Aqil A menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka menambah suplay dalam rangka meyambut momen libur panjang saat ini supaya masyarakat bisa masak dengan aman.
"Masyarakat mendapatkan gas elpiji 3 Kg dengan harga murah. Jumlahnya yang kita distribusikan dalam operasi pasar ini 560- an tabung," ungkapnya.
Ia mengungkapkan, Operasi Pasar di Kota Lubuklinggau saat ini dilakukan serentak di tiga titik wilayah yang terjadi kekurangan stok gas elpiji 3 Kg.
"Totalnya tiga truk yang dilakukan operasi pasar kurang lebih 1.680 tabung, kedepan bila mana masih dibutuhkan maka akan menambahkan, jadi melihat situasi dilapangan," paparnya.