Berita Ogan Ilir
Turap Pasar Indralaya Roboh Setelah Hujan Deras Semalam, Lapak Pedagang Hancur
Akibatnya, beberapa lapak dagangan yang berdiri di atas tanah tersebut hancur, ada pula yang posisinya miring
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Tanah di pinggir telaga di Pasar Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, longsor sehingga merobohkan turap atau beton penahan tanah sepanjang kurang lebih 30 meter.
Akibatnya, beberapa lapak dagangan yang berdiri di atas tanah tersebut hancur, ada pula yang posisinya miring.
"Tanah ini longsor semalam setelah hujan deras beberapa jam," kata Dedi, seorang pedagang makanan di Pasar Indralaya, Minggu (25/10/2020).
Tak ada korban jiwa karena longsornya tanah di pasar ini.
Hanya saja, sejumlah pedagang tak bisa berjualan karena lapak mereka hancur.
"Kalau pedagang mulai masuk pasar biasanya sebelum Subuh. Tapi ini kejadiannya (tanah longsor) pas dini hari, belum ada orang," kata Dedi.
Baca juga: Dapat Honor Sekali Kerja Hingga Rp 1 juta, Ini Tugas dan Kewenangan KPPS di Pilkada 2020
Menurut pria 53 tahun yang berjualan model dan tekwan ini, tanda-tanda lahan pasar di pinggir rawa akan longsor, sudah tampak sejak sehari sebelumnya.
"Pas hari Sabtu, tanah ini mulai retak. Terus turap sudah miring seperti mau roboh. Kalau saya sama pedagang sudah antisipasi, pindah lapak. Eh ternyata kejadian (tanah longsor)," ungkap Dedi.
Karena kejadian ini, Dedi dan sejumlah pedagang lainnya akan pindah lapak lagi karena takut terjadi longsor susulan.
"Lapak tempat saya pindah ini saja tanahnya sudah miring gara-gara longsor semalam. Hari ini juga saya langsung pindah," kata dia.