Breaking News:

Corona di Palembang

Seorang Pejabat Sekretariat DPRD Sumsel Meninggal Dunia Diduga Terjangkit Corona

Pejabat di satu bagian Sekretariat DPRD Sumsel ini bersama beberapa stafnya yang lain sempat kunjungan kerja ke luar kota

Tribun Sumsel/ Ayu Kuta Sari
Parkiran DPRD Provinsi Sumsel. Sekretariat DPRD Sumsel memberlakukan work from home (WFH) setelah seorang pejabatnya diduga terkonfirmasi Covid-19. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sekretariat DPRD Sumsel memberlakukan work from home (WFH) setelah seorang pejabatnya diduga terkonfirmasi Covid-19.

Pejabat di satu bagian Sekretariat DPRD Sumsel ini bersama beberapa stafnya yang lain sempat kunjungan kerja ke luar kota.

Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban, Jumat (23/10/2020) mengatakan, sejak dikabarkan salah satu bawahannya diduga positif Virus Corona, pihaknya mulai memberlakukan kerja dari rumah (Work from Home/WFH) mulai hari ini.

Terutama bagi staf yang berkomunikasi dan berinteraksi aktif dengan pegawai yang diduga positif Covid-19.

Di sisi lain, sekretariat DPRD Sumsel juga langsung melakukan tindakan penyemprotan cairan disinfektan untuk seluruh lantai yang ada di DPRD Sumsel.

Kemudian, di lingkungan DPRD Sumsel sendiri sudah diberlakukan protokol kesehatan secara ketat, baik staf, anggota DPRD, maupun pengunjung untuk menerapkan kebiasaan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan sabun).

Hal ini, dijelaskan Ramadhan, dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Virus Corona.

"Selain itu, staf yang kontak dengan yang bersangkutan, telah dilakukan tes swab serta kami akan memantau secara intens selama 14 hari ke depan," kata Ramadhan.

Untuk pengaturan WFH sendiri, ini rata- rata dilakukan kepada staff sekretariat DPRD Sumsel tertentu, sementara posisi tertentu tetap masuk.

"Yang jelas, jajaran sekretariat DPRD Sumsel secara konsisten memantau perkembangan terkait kesehatannya sejalan dengan komitmen pemprov Sumsel untuk memprioritaskan kesehatan, rasa aman, dan kenyamanan bagi masyarakat Sumsel," ujar Ramadhan, seraya belum tahu penerapan WFH itu kapan berakhir.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved