Jenderal Purn Gatot Nurmantyo Puji UU Cipta Kerja, Mantan Panglima TNI : Saya Keluar dari KAMI Jika

Baru saja pernyataannya yang berisi pujian terhadap UU Cipta Kerja mengejutkan sebagian kalangan anti Omnibus Law, Jenderal Gatot Nurmantyo membuat pe

Editor: Moch Krisna
Serambi News
Gatot Nurmantyo 

Memuji UU Cipta Kerja

Sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo membuat pernyataan mengejutkan kalangan aktivis KAMI karena tiba-tiba memuji isi UU Cipta Kerja yang menurutnya banyak positifnya.

"UU ini saya tahu tujuannya sangat mulia karena dengan demikian investasi akan datang, kemudian roda ekonomi berputar, ekspor banyak, pajak masuk banyak kembali lagi ke masyarakat sehingga sandang pangan papan bisa (terpenuhi)," kata Gatot saat diskusi di akun YouTube Refly Harun berjudul Curhat Gatot.

Gatot kilas balik Nurmantyo masa-masa dirinya masih menjabat sebagai Panglima TNI.

Kala itu, Presiden Joko Widodo sudah berusaha keras mencari cara mendongkrak volume investasi di Indonesia guna menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya.

Tapi, tutur Gatot, Jokowi melihat banyak kendalanya, khususnya aturan yang tumpang tindih.

Karena itu Omnibus Law atau UU Cipta Kerja dinilainya menjadi solusi yang pas untuk memberikan kepastian bagi para pengusaha atau calon investor baru.

Sementara saat wawancara dengan Karni Ilyas dari tvOne, Gatot Nurmantyo menyebut sah-sah saja bila dirinya berkeinginan jadi calon presiden di Pilpres 2024, karena itu hak tiap warga negara.

Gatot ditanya apakah berkeinginan menjadi calon presiden 2024 melalui Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

"Hal itu sah-sah saja kalau saya punya keinginan," ujar Gatot, Jumat (16/10/2020) malam.

Tapi, menurut Gatot, situasi Indonesia saat ini tengah fokus menghadapi pandemi Covid-19.

Maka tidak etis baginya jika sudah memikirkan akan maju calon presiden 2024, apalagi dengan menjadikan KAMI sebagai partai politik.

"Situasi bangsa seperti ini, menghadapi dua permasalahan yang sama-sama berat. Dan belum menemukan cara pasti untuk selamat dari dua ini, terus saya punya potensi, dan teman-teman punya preferensi, berfikir untuk 2024 saya katakan itu tidak etis," tutur Gatot.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (youtube ILC)

Gatot berpandangan biarlah KAMI berjalan sebagai gerakan moral masyarakat Indonesia dari berbagai elemen dan komponen bangsa yang tujuannya tidak lain untuk terwujudnya keadilan masyarakat Indonesia.

Halaman
123
Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved