Breaking News:

Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-75 OKI, Gubernur Sumsel Herman Deru Komitmen Bangun Stadion di OKI

Kalau sekitar 1 digit dari ABT ada, memang sudah Saya siapkan untuk kado. Ini bisa digunakan untuk pengaspalan atau layer yang masih mungkin dilakuka

HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumsel H Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna XXXI Masa Persidangan III DPRD memperingati hari jadi ke-75 Kabupaten OKI, Minggu (11/10/20). 

TRIBUNSUMSEL.COM, OKI - Gubernur Sumsel H Herman Deru juga berkomitmen membantu membangunkan stadion bagi warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) selain menyiapkan bantuan anggaran senilai satu digit dalam miliaran rupiah.

Pernyataan itu disampaikannya saat Rapat Paripurna XXXI Masa Persidangan III DPRD memperingati hari jadi ke-75 Kabupaten OKI, Minggu (11/10/20).

Dikatakan HD, di usianya yang semakin matang OKI telah menunjukkan banyak kemajuan. Selain mendapat penghargaan dari pusat karena penanganan Covid tercepat, produksi pangan di OKI juga diakuinya sangat pesat hingga masuk jajaran 3 kabupaten tertinggi penghasil pangan di Sumsel.

Memiliki potensi perluasan areal tanam baru (PATB) yang ada, Ia bahkan optimistis produksi pangan di OKI yang tadinya 1 juta bisa ditingkatkan menjadi 2 ton.

Tak hanya menyinggung soal sektor pertanian, kesempatan itu juga dimanfaatkan HD untuk menyoroti masalah infrastruktur yang menurutnya belum begitu sempurna karena keterbatasan APBD.

"Kalau sekitar 1 digit dari ABT ada, memang sudah Saya siapkan untuk kado. Ini bisa digunakan untuk pengaspalan atau layer yang masih mungkin dilakukan sampai akhir tahun. Nanti kalau PTBA belum bisa bantu Saya akan bantu bangun GOR atau stadion untuk OKI, Saya yang bantu pakai dana APBD 2021," tegas HD.

Selain itu HD juga mengapresiasi bantuan dan kerja keras Bupati, anggota dewan dan masyarakat OKI yang sudah bersusah payah membuat Sumsel zero Karhutla tahun ini. Upaya Pemkab maupun masyarakat menyediakan spanduk-spanduk peringatan untuk tidak membakar lahan berhasil membuat masyarakat sadar sehingga dapat menekan Karhutla.

Namun, hal itu tak boleh membuat masyarakat lengah dan abai. Sebaliknya hal itu perlu terus dilakukan secara konsisten agar Sumsel bebas Karhutla di tahun-tahun mendatang.

"Dan HUT ini bisa menjadi sarana kita bersyukur, evaluasi serta introspeksi tentang apa-apa saja yang sudah dilakukan. Apalagi HUT ini digelar hari Minggu. Artinya apa? spirit kita menghadapi masalah sama. Gak ada lagi hari Minggu. Everyday is Monday," ucapnya.

Dalam kesempatan itu HD juga mengajak masyarakat untuk tetap produktif dalam masa pandemi. Dengan tetap berkegiatan baik bertani padi, karet maupun menjalankan usaha. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai Pergub 37 Tahun 2020 yang dikeluarkannya.

Halaman
12
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved