Breaking News:

Tips dan Trik

Cara Mudah Cek Berapa Besaran Pajak Tahunan Kendaraan di Sumsel, Online Cukup Pakai HP

Setelah download bisa langsung di cek dengan mengklik masuk dan jika ingin mengecek besaran pajak yang harus dibayarkan bisa klik Info Pajak Kendaraan

Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau secara langsung aktivitas di Kantor Samsat Palembang I. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Mulai 1 Oktober Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menghapuskan denda dan pokok pajak yang belum dibayarkan lebih dari satu tahun.

Nah bagi Anda yang pajaknya belum dibayarkan lebih dari satu tahun dan bingung bagaimana mengetahui besaran pajak yang harus dibayarkan berapa, berikut Tribun Sumsel hadirkan cara mengecek besaran pajak kendaraan yang harus dibayarkan.

"Besaran pajak kendaraan tergantung dari kendaraannya. Namun jika Anda ingin mengetahui jumlah pajak yang harus dibayarkan bisa di cek melalui aplikasi e-Dempo," kata Kepala Bapenda Sumsel, Neng Muhaibah melalui Kabid Pajak Provinsi Sumsel Emi Surahwahyuni, Jumat (2/10/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan, aplikasi e-Dempo ini bisa di download di Playstore.

Setelah download bisa langsung di cek dengan mengklik masuk dan jika ingin mengecek besaran pajak yang harus dibayarkan bisa klik Info Pajak Kendaraan.

Program Pemutihan di Sumsel : Kendaraan Mati Pajak Lima Tahun Cukup Bayar Pokok Pajak Satu Tahun

Isi dengan plat nomor kendaraan Anda, BG, Angka dan seri kendaraan klik proses.

"Itu untuk mengecek besaran pajak yang harus dibayarkan jika tahunan. Namun jika lima tahunan belum tertera biaya untuk STNK dan biaya plat kendaranya," katanya.

Setelah mengecek besaran jumlah pajak kendaraan yang harus dibayarkan, dan ingin membayar bisa langsung ke Samsat dimana kendaran tersebut terdaftar.

Dengan membawa KTP dan STNK asli serta foto kopi BPKB. Kalau bayar lima tahunan bawak BPKB asli untuk diperiksa dan bawak kendaranya untuk cek fisik.

Lalu terkait kebijakan Gubernur yang berlaku mulai 1 Oktober hingga 31 Oktober tentang apabila wajib pajak menunggak pajak kendaraan bermotor lebih dari satu tahun.

Maka wajib pajak tersebut cukup membayar pokok kendaraan selama satu tahun ditambah pokok pajak kendaraan tahun berjalan.

"Jadi misalnya untuk wajib pajak yang menunggak 5 tahun cukup bayar satu tahun tungakan ditambah satu tahun pokok pajak berjalan," jelasanya.

Jadi, misal menunggak dari tahun 2015 cukup bayar tunggakan satu tahun dan bayar pajak tahun berjalan 2020 ini. Artinya bayar dua tahun.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved